Pedagang Ketoprak Dianiaya dan Gerobaknya Dirusak Pembeli Karena Kekurangan Rp 3 Ribu

Rabu, 10 September 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku KB (30) merusak gerobak ketoprak di Pancoran Mas, Depok, karena uangnya kurang Rp 3.000. Polisi kini mengamankan pelaku untuk proses hukum. Dok-Istimewa

Pelaku KB (30) merusak gerobak ketoprak di Pancoran Mas, Depok, karena uangnya kurang Rp 3.000. Polisi kini mengamankan pelaku untuk proses hukum. Dok-Istimewa

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit, seorang pria berinisial KB (30) mengamuk hingga merusak gerobak penjual ketoprak di Jalan Siliwangi, Pancoran Mas, Depok, karena uangnya kurang Rp 3.000 untuk membayar makanan, Selasa (9/9/2025) pukul 23.30 WIB.

Polisi membeberkan kronologi kejadian. Mulanya, pelaku sudah beberapa kali membeli ketoprak kepada korban.

“(Awalnya) Ya, pemuda tersebut memesan sebungkus ketoprak,” ujar Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Rabu (10/9/2025).

Baca Juga :  350 Kios Buah di Blok C2 Pasar Induk Kramat Jati Hangus Terbakar, Polisi Turunkan Puslabfor

Setelah pesanan dibuat, harga yang disepakati adalah Rp 13 ribu. Namun, pelaku hanya membayar Rp 10 ribu karena uangnya tidak cukup.

“Ketika dibungkus, ternyata harga yang disepakati adalah Rp 13 ribu, namun baru dibayar Rp 10 ribu oleh pemuda tersebut,” tutur Budi.

Saat korban menagih sisa pembayaran Rp 3.000, pelaku kesal hingga melakukan penganiayaan terhadap pedagang dan merusak gerobak dagangnya.

“Dikarenakan tidak suka dimintakan kekurangannya, pemuda tersebut memukul pedagang ketoprak dan merusak gerobaknya,” jelas Budi.

Baca Juga :  BMKG Minta Warga Jabodetabek Siaga Hujan Lebat dan Petir 29–31 Oktober 2025

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka memar di sekujur wajah dan telah dilakukan visum. Saat ini, KB diamankan di Polres Metro Depok untuk proses hukum lebih lanjut.

Kejadian ini menjadi salah satu contoh nyata tekanan ekonomi yang memengaruhi perilaku sebagian masyarakat. Bahkan dalam kebutuhan sehari-hari yang sederhana, seperti membeli ketoprak, ketegangan dan kekerasan bisa terjadi ketika kondisi finansial terbatas.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial
Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita
Medan Ekstrem Hambat Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat
Ragunan Diserbu 80 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran 2026, Motor Dominasi
Stok Beras Nasional Melimpah, Mentan Amran Pastikan Aman hingga 2026
Banjir Jakarta 9 Maret 2026: 16 RT dan 2 Jalan Masih Tergenang, Air Berangsur Surut
Mandat Mutlak Takaichi: LDP Raih Kemenangan Telak
Keir Starmer Bertahan di Tengah Isu Kudeta Internal Partai

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:43 WIB

Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 15:57 WIB

Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Medan Ekstrem Hambat Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:58 WIB

Ragunan Diserbu 80 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran 2026, Motor Dominasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:47 WIB

Stok Beras Nasional Melimpah, Mentan Amran Pastikan Aman hingga 2026

Berita Terbaru