POSNEWS.CO.ID, BEND – Insiden penembakan massal melanda Silver Rail Elementary School di kota Bend, Oregon, Amerika Serikat.
Aparat penegak hukum mengonfirmasi bahwa penembakan tragis tersebut merenggut sedikitnya lima nyawa korban.
Dua pejabat kepolisian menyampaikan bahwa angka kematian tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Juru bicara Kepolisian Bend, Sheila Miller, mengonfirmasi bahwa anak-anak turut menjadi korban dalam insiden ini.
Bahkan, Miller menegaskan bahwa pihak kepolisian telah menemukan pelaku penembakan dalam kondisi tewas di lokasi.
Kronologi Penanganan Darurat Dan Evakuasi
Aparat kepolisian menerima panggilan darurat mengenai tembakan ke arah mobil di luar sekolah pada pukul 12.59 siang.
Setelah itu, saluran darurat 911 menerima rentetan panggilan lanjutan dari dalam gedung sekolah.
Petugas kepolisian langsung meluncur dan tiba di tempat kejadian perkara dalam hitungan menit.
Tidak lama setelah kedatangan polisi, pelaku penembakan langsung roboh dan tewas di dalam gedung sekolah.
Namun, polisi masih menyelidiki penyebab kematian pelaku, baik akibat tembakan petugas maupun tindakan bunuh diri.
Sementara itu, pihak pengelola distrik sekolah Bend-La Pine langsung menerapkan status penguncian penuh (lockdown).
Petugas kepolisian kemudian menyisir setiap ruangan kelas secara bertahap guna menyelematkan para siswa dan staf.
Profil Sekolah Dan Respons Masyarakat
Silver Rail Elementary School berada sekitar 160 kilometer arah tenggara dari kota Portland, Oregon.
Data Departemen Pendidikan Oregon mencatat sekolah ini menampung 459 siswa dari tingkat taman kanak-kanak hingga kelas lima.
Peristiwa kelam ini menguncang ketenangan warga kota Bend yang tidak pernah membayangkan insiden horor tersebut.
Hingga kini, otoritas kepolisian setempat masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengidentifikasi seluruh korban.













