Visa Business Manager Yang Meninggalkan Jepang Melonjak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Jumlah pemegang visa business manager yang meninggalkan Jepang tanpa reentry permit melonjak 4 kali lipat pasca pengetatan. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Jumlah pemegang visa business manager yang meninggalkan Jepang tanpa reentry permit melonjak 4 kali lipat pasca pengetatan. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, TOKYO – Jumlah warga negara asing pemegang visa business manager yang meninggalkan Jepang melonjak tajam pada awal tahun 2026.

Bahkan, data resmi pemerintah menunjukkan kenaikan angka kepergian tanpa izin masuk kembali (reentry permit) mencapai hampir empat kali lipat.

Fenomena ini mengemuka menjelang peringatan satu tahun pengetatan syarat visa bisnis oleh pemerintah Jepang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Layanan Imigrasi Jepang mencatat angka kepergian WNA tersebut melonjak menjadi 953 orang dari sebelumnya 246 orang pada tahun 2025.

Sesuai aturan imigrasi Jepang, WNA yang pergi tanpa izin masuk kembali akan langsung kehilangan status izin tinggal mereka.

Pengetatan Syarat Modal Usaha Dan Kewajiban Tenaga Kerja

Sebelumnya, visa business manager memberi kesempatan kepada WNA untuk mendirikan, menjalankan, atau mengelola bisnis di Jepang.

Baca Juga :  China, Thailand, dan Kamboja Sepakati 5 Poin Kunci Perdamaian dan Stabilitas Regional

Pemerintah Jepang mencatat jumlah pemegang visa ini sempat mencapai 46.781 orang pada akhir tahun 2025 lalu.

Namun, pemerintah mulai menaruh kecurigaan setelah menemukan indikasi penyalahgunaan izin tinggal oleh oknum pengusaha fiktif.

Sebab, beberapa WNA sengaja mendirikan perusahaan tanpa operasional nyata hanya untuk memperoleh status tinggal di Jepang.

Oleh karena itu, pemerintah merespons praktik tersebut dengan menaikkan batas modal usaha minimum dari 5 juta yen menjadi 30 juta yen.

Selain itu, aturan baru juga mengharuskan setiap pemilik usaha mempekerjakan setidaknya satu orang karyawan penuh waktu.

Baca Juga :  Dunia Gagal Capai Target 2030? China Tawarkan Resep Baru

Kenaikan Angka Kepergian Dan Reformasi Aturan Imigrasi

Data imigrasi menunjukkan angka kepergian WNA tanpa izin masuk kembali mulai melonjak tajam sejak akhir tahun 2025.

Bahkan, angka bulanan yang semula berada pada digit ganda langsung melonjak hingga menyentuh 226 orang pada Juni 2026.

Langkah pengetatan ini menjadi bagian dari reformasi menyeluruh pemerintah Jepang dalam mengawasi keberadaan warga asing.

Selain mengetatkan aturan visa, pemerintah juga menaikkan biaya pengajuan perpanjangan status izin tinggal bagi WNA.

Akibatnya, banyak pengusaha asing memilih menghentikan aktivitas bisnis mereka daripada memenuhi standar regulasi baru yang mahal.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ukraina Akhiri Gencatan Senjata Dan Gempur Kilang Minyak
Penembakan Di Sekolah Dasar Oregon Menewaskan Lima Orang
Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland
Kelompok Pengawas Pemerintah Menggugat Jared Kushner
Kondisi Kesehatan Paus Leo XIV Membaik Pasca Operasi
Kelompok Houthi Mengancam Akan Terus Menggempur
SpaceX Membatasi Layanan Starlink Militer Ukraina
Zelenskyy Sebut Rusia Tetap Menyerang Fasilitas Energi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Ukraina Akhiri Gencatan Senjata Dan Gempur Kilang Minyak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Penembakan Di Sekolah Dasar Oregon Menewaskan Lima Orang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Visa Business Manager Yang Meninggalkan Jepang Melonjak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Kelompok Pengawas Pemerintah Menggugat Jared Kushner

Berita Terbaru

Ukraina mengakhiri gencatan senjata energi dan kembali menggempur kilang minyak Rusia di Ryazan pasca serangan rudal Moscow. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina Akhiri Gencatan Senjata Dan Gempur Kilang Minyak

Jumat, 16 Okt 2026 - 09:01 WIB

Penembakan massal di Silver Rail Elementary School Bend Oregon menewaskan sedikitnya lima orang termasuk anak-anak. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Di Sekolah Dasar Oregon Menewaskan Lima Orang

Jumat, 16 Okt 2026 - 08:30 WIB

Ilustrasi, Jumlah pemegang visa business manager yang meninggalkan Jepang tanpa reentry permit melonjak 4 kali lipat pasca pengetatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Visa Business Manager Yang Meninggalkan Jepang Melonjak

Jumat, 16 Okt 2026 - 07:57 WIB