POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Industri gim global mencatatkan duka mendalam pasca penutupan studio pengembang legendaris BioWare oleh Electronic Arts.
Dua dokter asal Kanada, Ray Muzyka dan Greg Zeschuk, mendirikan studio ini pada pertengahan dekade 1990-an silam.
Langkah berani tersebut membuahkan hasil manis ketika BioWare meluncurkan seri Baldur’s Gate pada akhir tahun 1990-an.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gim berbasis aturan Dungeons & Dragons tersebut berhasil merevolusi standar permainan computer role-playing game (CRPG) secara drastis.
Bahkan, seri pertama Baldur’s Gate sukses menyabet penghargaan Game of the Year 1998 mengalahkan gim aksi legendaris Half-Life.
Keberhasilan Memasuki Pasar Konsol Lewat Star Wars KOTOR Dan Jade Empire
Keberhasilan di platform PC mendorong Microsoft bekerja sama dengan BioWare untuk menggarap gim eksklusif konsol Xbox.
BioWare kemudian meluncurkan Star Wars: Knights of the Old Republic (KOTOR) yang langsung menuai pujian tinggi kritikus.
Gim ini menghadirkan alur cerita mendalam, pilihan moral Light Side dan Dark Side, serta penceritaan kejutan yang ikonik.
Tidak berhenti di situ, tim pengembang BioWare kembali meluncurkan gim eksklusif Jade Empire bernuansa mitologi Tiongkok kuno.
Meskipun pencapaian komersialnya tidak sebesar KOTOR, Jade Empire tetap memperkokoh reputasi BioWare sebagai pengembang narasi terbaik.
Puncak Kejayaan Trilogi Mass Effect Serta Kepastian Warisan Abadi Studio
Puncak kejayaan terbesar studio ini tercapai saat peluncuran trilogi fiksi ilmiah Mass Effect sejak tahun 2007 lalu.
BioWare berhasil membuktikan janji menghadirkan Opera Luar Angkasa interaktif dengan konsekuensi pilihan karakter yang berlanjut antar-seri.
Selain itu, studio juga memproduksi seri Dragon Age yang berhasil meraih penghargaan tertinggi Game of the Year 2014.
Meskipun pembatalan Mass Effect 5 mengakhiri perjalanan studio ini, warisan karya BioWare akan terus memengaruhi genre RPG.
Para penggemar dan pengembang industri gim akan selalu mengenang kontribusi besar BioWare dalam sejarah hiburan interaktif dunia.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













