POSNEWS.CO.ID, YERUSALEM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan dukungan politik resmi kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu. Pengumuman mendadak ini memberi angin segar bagi Netanyahu menjelang pemilu parlemen di gedung The Knesset pada 27 Oktober 2026.
Melalui unggahan media sosial, Trump memuji kepemimpinan Netanyahu dalam menghadapi ancaman militer Republik Islam Iran. Netanyahu menyambut hangat pernyataan tersebut serta mengunggah video kampanye bersama Trump di platform X.
Membedah Dinamika Perang Iran Serta Ancam Pemutusan Bantuan Militer AS
Pengumuman dukungan tersebut hadir di tengah persaingan politik ketat menjelang pemungutan suara nasional pertama pascaserangan Hamas. Banyak warga Israel merasa kecewa terhadap hasil perang Iran serta skema pembebasan sandera bentukan Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kendati demikian, Trump memberikan teguran keras terkait masa depan persekutuan militer kedua negara mitra strategis tersebut. Trump menegaskan bahwa pihak Amerika Serikat tidak bakal melanjutkan operasi penekanan Iran jika Netanyahu kalah dalam pemilu.
Mengulas Rekam Jejak Hubungan Diplomatik Dan Perbedaan Strategi Perang Gaza
Hubungan kedua pemimpin sebenarnya mengalami pasang surut selama perang delapan bulan melawan Iran tahun ini. Trump pernah memprotes keputusan serangan ke fasilitas gas Iran serta menyebut kebijakan militer Netanyahu terlampau ekstrem.
Selain itu, Netanyahu sempat menolak usulan rute penarikan pasukan militer dari kawasan pemukiman Gaza pada Agustus lalu. Namun, pengumuman terbaru ini mempertegas kembali persekutuan politik erat antara Washington dan kelompok sayap kanan Likud.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












