Viral Warga Ambil Besi Proyek Jembatan Rusun, Begini Penjelasan Polsek Cilincing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Cilincing Gerak Cepat Usut Video Viral Pengambilan Besi Sisa Proyek Jembatan Rusu. (Posnews/Humas Polres Metro Jakut)

Polsek Cilincing Gerak Cepat Usut Video Viral Pengambilan Besi Sisa Proyek Jembatan Rusu. (Posnews/Humas Polres Metro Jakut)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Respon kilat kembali ditunjukkan jajaran kepolisian di ibu kota.

Polsek Cilincing langsung bergerak cepat melakukan investigasi menyusul beredarnya video viral di media sosial Instagram.

Dalam akun sosmed tersebut memperlihatkan sejumlah warga mengambil besi beton di area proyek perbaikan Jembatan Rusun Cilincing, Jalan Akses Marunda, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi informasi yang meresahkan tersebut, tim Opsnal Reskrim Polsek Cilincing yang dipimpin langsung oleh Panit Reskrim Ipda Restu Setiawan bersama personel terkait, segera mendatangkan lokasi kejadian pada Selasa (27/10/2026) pukul 15.45 WIB.

Baca Juga :  Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi

Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) secara mendalam serta mengumpulkan keterangan valid guna meluruskan informasi yang berkembang di tengah publik.

Klarifikasi Proyek: Bukan Pencurian

Berdasarkan hasil investigasi dan keterangan yang dihimpun dari Fendi, selaku penanggung jawab proyek, terungkap fakta yang sebenarnya.

Ternyata, besi beton tersebut merupakan sisa material yang sudah tidak terpakai setelah perbaikan jembatan rampung.

Selain itu, pihak pelaksana proyek secara tegas menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak mempermasalahkan tindakan warga tersebut.

Pihak manajemen memastikan insiden itu tidak dikategorikan sebagai tindak pencurian karena barang-barang tersebut memang sudah ditinggalkan sebagai limbah sisa konstruksi.

Baca Juga :  Jakarta Bangun Akses Bawah Tanah ke MRT, Hotel-Hotel Ikonik Terintegrasi

Komitmen Polri: Respons Cepat dan Profesional

Di sisi lain, Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri, S.T.K., S.I.K., memberikan penegasan penting kepada seluruh jajarannya.

Ia menginstruksikan agar setiap laporan maupun video viral masyarakat direspons cepat, humanis, dan profesional.

Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

Melalui langkah proaktif ini, Polsek Cilincing terus berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif.

Polisi, sekali lagi, membuktikan diri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan setia bagi warga Jakarta Utara.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri dan Tiongkok Perkuat Aliansi Bongkar Clandestine Lab 1,2 Ton Sabu di Aceh
Sopir Maxim Dibacok Penumpang hingga 22 Jahitan, Begini Kronologinya
14.324 Personel Siaga Amankan Demo 28 Oktober, Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan
Baru Hari Pertama, E-TLE Rekam 103.779 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026
Aksi Anak Tiris di Jakarta Utara Bahayakan Pengendara, Warga Minta Patroli
Aksi Sigap Satpam Rusun Kapuk Muara Gagalkan Dugaan Pencurian Motor
Terekam CCTV hingga Viral, 3 Terduga Pencuri Motor Diciduk Dini Hari di Bekasi
Kapolri Jamin Perawatan Ojol Korban BYD di Blok M, Sopir Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Polri dan Tiongkok Perkuat Aliansi Bongkar Clandestine Lab 1,2 Ton Sabu di Aceh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Viral Warga Ambil Besi Proyek Jembatan Rusun, Begini Penjelasan Polsek Cilincing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Sopir Maxim Dibacok Penumpang hingga 22 Jahitan, Begini Kronologinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:35 WIB

14.324 Personel Siaga Amankan Demo 28 Oktober, Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Baru Hari Pertama, E-TLE Rekam 103.779 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026

Berita Terbaru