JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) dari truk tangki di tengah kepadatan lalu lintas membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Seorang pria yang diduga melakukan aksi anak tiris tertangkap basah saat mengambil BBM dari truk tangki di Jalan Yos Sudarso, tepat di seberang Mal Artha Gading, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (27/10/2026) pukul 17.23 WIB.
Aksi tersebut berlangsung saat jam sibuk pulang kerja, ketika arus kendaraan padat dan kemacetan terjadi di sekitar lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan pantauan POSNEWS di lokasi, pengemudi truk tangki langsung menghentikan kendaraannya setelah mengetahui seseorang mengambil BBM dari tangki yang dibawanya.
Pria tersebut diduga membuka keran truk, lalu menampung BBM ke dalam botol dan kantong plastik besar. Pengemudi pun menegurnya karena khawatir bahan bakar tumpah ke jalan dan membahayakan pengendara lain.
“Woy, ini bahaya! Nanti bensinnya bisa berceceran di jalan dan membahayakan pengendara serta masyarakat lainnya,” tegur pengemudi truk tangki.
Meski sempat membantah atau tidak mengindahkan teguran, pria tersebut akhirnya menghentikan aksinya setelah pengemudi dan sejumlah pengguna jalan mendesaknya untuk berhenti.
BBM Tumpah Bisa Picu Bahaya di Jalan
Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Ahmad (53), seorang pengendara sepeda motor yang melintas, menilai tindakan mengambil BBM langsung dari truk tangki berisiko memicu kecelakaan, terutama ketika lalu lintas sedang padat.
“Ya, bahaya kalau bensinnya berceceran di lokasi. Selain bisa mencelakakan pengendara, bensin juga mudah terbakar,” ujar Ahmad.
Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, tumpahan BBM berpotensi menimbulkan kebakaran jika terkena sumber api.
Karena itu, tindakan membuka keran tangki tanpa izin tidak hanya merugikan pemilik BBM, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat.

Warga Minta Patroli Rutin Cegah Anak Tiris
Fenomena anak tiris merujuk pada praktik mengambil sisa atau bahan bakar dari kendaraan tangki, biasanya dengan menampungnya menggunakan botol, jeriken, atau wadah lainnya.
Di kawasan Jakarta Utara, praktik tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah ruas jalan yang dilalui truk tangki.
Pelaku biasanya mendekati kendaraan ketika truk melintas atau berhenti, kemudian berusaha mengambil BBM atau oli tanpa izin.
Warga meminta pihak terkait meningkatkan patroli rutin di jalur yang rawan menjadi lokasi aksi tersebut. Pengawasan diperlukan untuk mencegah pencurian sekaligus mengurangi risiko kecelakaan dan kebakaran.
Masyarakat juga diimbau tidak mendekati truk tangki untuk mengambil BBM karena tindakan tersebut berbahaya.
Jika menemukan praktik serupa, warga sebaiknya melaporkannya kepada petugas tanpa melakukan tindakan yang dapat memicu keributan.
Peristiwa di Jalan Yos Sudarso menjadi pengingat bahwa tindakan yang dianggap sepele demi mendapatkan BBM dapat membahayakan banyak orang.
Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas, terutama di tengah lalu lintas padat. MRF
Editor : Hadwan













