Kapolda Metro Jaya: Tindakan Hukum untuk Perusuh, Aspirasi Damai Tetap Dijamin

Selasa, 16 September 2025 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri klarifikasi penangkapan perusuh demo. Dok-Humas PMJ

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri klarifikasi penangkapan perusuh demo. Dok-Humas PMJ

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menegaskan, aparat kepolisian hanya menangkap perusuh dalam rangkaian demonstrasi beberapa waktu lalu di Ibu Kota, bukan peserta aksi damai.

Pernyataan ini bertujuan meluruskan kabar yang menyebut polisi menangkap demonstran secara sewenang-wenang. Menurut Irjen Asep, pihak yang diamankan adalah mereka yang melakukan anarkis dan melanggar hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang ditangkap bukan pendemo, melainkan perusuh. Mereka melakukan perusakan, pembakaran, dan menyerang fasilitas umum,” tegas Irjen Asep di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/9/2025) malam.

Baca Juga :  Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah

Hingga kini, Polda Metro Jaya menetapkan 16 tersangka dari berbagai lokasi kericuhan. Mereka ditangkap karena terlibat pengrusakan, pembakaran fasilitas umum, dan melempari aparat dengan benda berbahaya.

Dari pemeriksaan, para tersangka melakukan aksi anarkis di sejumlah titik, termasuk merusak halte, fasilitas perkantoran, dan sarana umum lainnya.

“Unjuk rasa dijamin undang-undang, tetapi perusakan, pembakaran, dan ancaman terhadap keselamatan masyarakat merupakan tindak pidana,” jelas Kapolda.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain botol molotov, batu, petasan, helm, masker, kursi kafe, dan dispenser pemanas air, yang digunakan untuk menyerang aparat dan fasilitas umum.

Baca Juga :  Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Kapolda menambahkan, sebagian tersangka masih berusia anak-anak. “Kami memproses hukum sesuai aturan, namun untuk anak-anak kami utamakan pembinaan melalui mekanisme diversi agar mereka tidak terjerumus lebih jauh,” jelas Irjen Asep.

Ia mengimbau masyarakat menyalurkan aspirasi dengan tertib dan damai, serta tidak mudah terprovokasi.

“Penyampaian pendapat adalah hak yang dijamin undang-undang, tetapi harus dilakukan secara damai dan tidak merugikan publik. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan momentum untuk kerusuhan,” pungkas Kapolda. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Jumat Ini, Jakarta Cerah dan Bekasi-Bogor Hujan Ringan
Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:26 WIB

Cuaca Jabodetabek Jumat Ini, Jakarta Cerah dan Bekasi-Bogor Hujan Ringan

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:56 WIB

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Berita Terbaru

Langkah baru pengembangan game Soulslike. Sutradara Xia Siyuan mendirikan studio Chengdu Indolphinity guna menggarap sekuel Wuchang: Fallen Feathers bersama 505 Games. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Penerbit 505 Games Resmi Mengumumkan Sekuel Wuchang

Jumat, 31 Jul 2026 - 06:03 WIB

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB