Kapolda Metro Jaya Imbau Warga Jakarta Tetap Tenang, Patroli Skala Besar Usai Kericuhan

Minggu, 31 Agustus 2025 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. (Posnews/PMJ)

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. (Posnews/PMJ)

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak perlu khawatir menyikapi situasi terkini di Ibu Kota. Ia juga mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan dengan melaporkan potensi gangguan ketertiban.

Imbauan tersebut disampaikan Irjen Asep saat memimpin patroli skala besar di Jakarta Pusat, Minggu (31/8/2025). Menurutnya, langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menangani kericuhan yang sempat terjadi.

“Kepada seluruh masyarakat kami mengimbau agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir. Kami hadir di lapangan, ada di tengah-tengah masyarakat, dan siap memberikan perlindungan serta rasa aman,” tegas Asep.

Selain itu, Kapolda mengajak masyarakat berperan aktif menjaga situasi kondusif. Menurutnya, partisipasi publik sangat penting, salah satunya dengan melaporkan jika ada potensi gangguan keamanan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menggelar patroli skala besar di wilayah Jakarta dan sekitarnya usai kericuhan sehari sebelumnya. Puluhan personel dikerahkan menggunakan kendaraan taktis (rantis) dan motor untuk menyusuri sejumlah ruas jalan utama Ibu Kota.

Baca Juga :  Kasus YouTuber Resbob, Polisi Selidiki Ucapan Hina Suku Sunda dan Viking

Patroli dimulai dari Monumen Nasional (Monas), lalu melewati Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman, Imam Bonjol, HOS Cokroaminoto, Mampang Prapatan Raya, Kapten Tendean, Wolter Monginsidi, Trunojoyo, Sisingamangaraja, kawasan SCBD, Jalan Gatot Subroto, hingga kembali ke Polda Metro Jaya.

Di sisi lain, Presiden Prabowo menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Namun, ia meminta penyampaian pendapat dilakukan secara damai tanpa merusak fasilitas umum. Ia juga memerintahkan aparat kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku kerusuhan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam
Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:56 WIB

Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB