Perampokan Jalanan di Setiabudi, HP Pekerja Raib Digondol 4 Bandit

Selasa, 23 September 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Rampas Handphone. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Rampas Handphone. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi perampasan brutal terjadi di Jl. Karet Pedurenan, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (21/9/2025) pukul 22.00 WIB. Seorang pekerja bernama Reja Repaidi jadi korban.

Awalnya korban tengah bekerja di lokasi kejadian. Tiba-tiba, empat pelaku datang berboncengan dengan dua motor. Dengan gaya preman jalanan, mereka menagih “uang koordinasi”. Korban menolak karena memang tidak punya uang.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Perpanjang Aktivasi Rekening PIP 2025 hingga 28 Februari 2026

Tak terima, salah satu bandit langsung merampas paksa HP korban. Barang yang raib yakni 1 unit handphone Vivo Y21 warna biru. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian sekitar Rp 2,1 juta.

Saksi di lokasi, yakni Surman, Arif, dan Riko, melihat jelas aksi kriminal ini. Namun, mereka tak bisa berbuat banyak karena pelaku bergerak cepat lalu kabur meninggalkan TKP.

Baca Juga :  Petugas Koperasi Cantik Babak Belur Dikeroyok Nasabah, Polisi Gerak Cepat Ringkus Pelaku

Kasus ini langsung dilaporkan korban ke Polsek Metro Setiabudi pada Senin (22/9/2025) pukul 16.41 WIB. Polisi kini memburu kawanan rampok bermotor itu.

Aksi ini menambah panjang daftar perampasan sadis di Jakarta Selatan. Polisi mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap modus “preman minta uang koordinasi” yang berujung perampokan. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jepang Pertimbangkan Kirim Pasukan Pembersih Ranjau ke Selat Hormuz
Penggerebekan Narkoba Bengkalis: 13 Kg Sabu dan Ratusan Etomidate Disita, 2 Pengedar Dibekuk
Banjir Jakarta Timur 22 Maret 2026: 46 RT Terendam, Air Capai 80 Cm Akibat Hujan Deras
Menlu Araghchi Tolak Gencatan Senjata Sementara dan Tuntut Ganti Rugi
200 Pasukan dan Drone MQ-9 Reaper Dikerahkan Lawan Militan
Aksi Nekat Pencuri Motor di Hari Raya Berujung Amuk Warga di Mundu Cirebon
Trump Justifikasi Perang Iran, Jepang Merasa Dilecehkan
Mencekam! Warga Temukan Potongan Tubuh dalam Karung Saat Lebaran, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:46 WIB

Jepang Pertimbangkan Kirim Pasukan Pembersih Ranjau ke Selat Hormuz

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:45 WIB

Penggerebekan Narkoba Bengkalis: 13 Kg Sabu dan Ratusan Etomidate Disita, 2 Pengedar Dibekuk

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:26 WIB

Banjir Jakarta Timur 22 Maret 2026: 46 RT Terendam, Air Capai 80 Cm Akibat Hujan Deras

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:01 WIB

Menlu Araghchi Tolak Gencatan Senjata Sementara dan Tuntut Ganti Rugi

Minggu, 22 Maret 2026 - 07:00 WIB

200 Pasukan dan Drone MQ-9 Reaper Dikerahkan Lawan Militan

Berita Terbaru

Langkah berani Tokyo. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menyatakan kesiapan Jepang untuk melakukan operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz jika gencatan senjata dalam perang Iran tercapai. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Pertimbangkan Kirim Pasukan Pembersih Ranjau ke Selat Hormuz

Minggu, 22 Mar 2026 - 15:46 WIB

Ilustrasi, Kembalinya Washington ke Afrika Barat. Militer Amerika Serikat mengerahkan drone MQ-9 dan 200 personel di Bauchi guna memberikan dukungan intelijen bagi militer Nigeria dalam menghadapi lonjakan serangan ISIS dan Al-Qaeda. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

200 Pasukan dan Drone MQ-9 Reaper Dikerahkan Lawan Militan

Minggu, 22 Mar 2026 - 07:00 WIB