Suami di Kedoya Selatan Bunuh Istri Pakai Tali Tas, Motif Diduga Cemburu Buta

Rabu, 24 September 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah S (49) korban pembunuhan oleh suaminya W (55) dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk autopsi. Dok: Istimewa

Jenazah S (49) korban pembunuhan oleh suaminya W (55) dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk autopsi. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat digegerkan pembunuhan sadis. Seorang pria berinisial W (55) tega menghabisi nyawa istrinya, S (49), di rumah kontrakan, Selasa (23/9/2025).

Aksi bejat itu diduga dipicu cemburu buta soal isu perselingkuhan.

Peristiwa berdarah ini pertama kali terungkap setelah anak korban pulang kerja lebih awal. Curiga karena sang ibu tak bisa dihubungi, ia nekat membuka pintu kontrakan.

Betapa kagetnya, sang anak mendapati ibunya sudah terkapar kaku di kursi, dengan bekas jeratan di leher.

Tali Tas Jadi Senjata Maut

Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda Jaya Sibarani membenarkan korban tewas dicekik suaminya menggunakan tali tas. Barang bukti sudah diamankan polisi di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Logika Sinetron Azab: Hiburan Absurd atau Cermin Moralitas Hitam-Putih?

“Kami terima laporan warga, cek TKP, dan benar korban sudah meninggal. Pelaku ternyata suami korban sendiri,” tegas Ganda, Rabu (24/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak lama setelah pembunuhan, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Kembangan. Polisi lalu menjemputnya karena TKP berada di wilayah perbatasan.

“Motif masih kami dalami. Dugaan awal karena isu perselingkuhan, tapi semua masih kita cross check dengan data penyelidikan,” jelas Ganda.

Baca Juga :  Gubernur DKI Fokuskan APBD untuk Ciptakan Lapangan Kerja Jakarta

Warga Bongkar Tabir Cemburu Pelaku

Meski polisi menduga motif perselingkuhan, warga sekitar mengaku tak pernah mendengar ribut-ribut dari pasangan itu. Sumarni (51), tetangga korban, bahkan mengaku sempat dicurhati pelaku.

“Suaminya curhat sama aku, kok sekarang aku sering mikirin dia (istrinya),” ucap Sumarni.

Dari obrolan itu, Sumarni menduga pelaku diliputi cemburu dan sakit hati lantaran perubahan sikap istrinya.

Polisi memastikan akan mengusut tuntas motif di balik aksi keji tersebut. “Semua kemungkinan kami dalami. Proses hukum tetap berjalan sesuai aturan,” tutup AKP Ganda. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut
Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk
Pemprov DKI Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Buka Akses Audit Tanpa Batas
Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda
Penembakan Massal di Sekolah Kanada Tewaskan 9 Orang
: Donald Trump Ancam Blokir Akses dan Tuntut Kepemilikan
Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Boven Digoel Papua, Pilot dan Kopilot Tewas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:48 WIB

TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:09 WIB

Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:53 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:35 WIB

Pemprov DKI Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Buka Akses Audit Tanpa Batas

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:23 WIB

Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pembunuh senyap di balik meja kerja. Gaya hidup kurang gerak akibat pola kerja pasif kini memicu lonjakan kasus hipertensi dan diabetes pada generasi Z dan Milenial. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda

Rabu, 11 Feb 2026 - 18:23 WIB