Mobil Diamuk Massa di Margonda Depok, Motifnya Konflik Pribadi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Truk tabrak oakar. Dok: Shutter Stock

Ilustrasi, Truk tabrak oakar. Dok: Shutter Stock

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Sebuah mobil berwarna putih dihancurkan massa di Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (1/10/2025) malam. Kasus ini ternyata bermula dari konflik pribadi antara pelapor SDN dan terlapor FS, bukan semata tabrak lari.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, FS mengaku anggota BIN dan menjanjikan bisa memulangkan anak SDN dari Kamboja dengan imbalan sejumlah uang.

Namun, janji itu tidak ditepati, uang tidak dikembalikan, dan FS sulit dihubungi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa memuncak saat SDN bersama anaknya bertemu FS di mobilnya. Saat ditegur, FS panik dan berusaha kabur. SDN menarik tangan kanan FS hingga terluka, lalu meninju wajahnya, menyebabkan memar di mata kiri FS.

Baca Juga :  20 Remaja Hendak Tawuran di Cilangkap Depok Diciduk Polisi, 10 Celurit Disita

FS sempat meminta persoalan ini diselesaikan di Polres Metro Depok. Namun, saat berusaha pergi, SDN mengejar dengan sepeda motor sambil berteriak meminta pengguna jalan menghentikan mobil FS.

Dengan bantuan warga, mobil akhirnya berhenti dan FS dibawa ke Polres Metro Depok. Mobil FS rusak, terutama kaca depan pengemudi, akibat amukan massa.

Baca Juga :  Hari Terakhir Operasi SAR Longsor Banjarnegara, Lidah Longsoran Jadi Kunci Pencarian 16 Korban

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, kami masih memeriksa FS dan SDN di Polres Metro Depok,” kata Made.

Sebelumnya, mobil tersebut diamuk massa karena diduga terlibat tabrak lari di kawasan Jalan Margonda Raya, Kecamatan Beji, tak jauh dari Margo City Mall, dari arah Jakarta menuju Depok.

Warga mengejar dan merusak mobil dengan berbagai cara, termasuk menghantam helm ke kaca depan pengemudi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jabodetabek Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Bogor
Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap
Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok
Cuaca Jabodetabek Senin 3 Agustus 2026: Pagi Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Sore Hari
Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah
Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi
BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Jabodetabek Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Bogor

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Cuaca Jabodetabek Senin 3 Agustus 2026: Pagi Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Sore Hari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah

Berita Terbaru

Serangan drone massal Ukraina menghantam sejumlah wilayah Rusia, merusak fasilitas gudang Wildberries, dan menewaskan sedikitnya delapan orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:08 WIB

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Australia memperingatkan potensi lonjakan penyebaran wabah flu burung H5N1 setelah menemukan kasus kematian massal pertama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:24 WIB