Presiden Prabowo Siap Lantik Komite Reformasi Polri, 9 Tokoh Nasional Masuk Daftar

Minggu, 5 Oktober 2025 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Setpres)

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto akan melantik Komite Reformasi Polri pekan depan. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam membenahi institusi Korps Bhayangkara agar lebih profesional dan dipercaya publik.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan pelantikan tersebut akan dilakukan langsung oleh Presiden. “Minggu depan,” ujarnya usai menghadiri HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).

Prasetyo menegaskan, Presiden Prabowo juga akan mengumumkan siapa saja tokoh yang tergabung dalam Komite Reformasi Polri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia enggan membeberkan jumlah anggotanya, meski kabar beredar komite itu akan diisi oleh sembilan tokoh nasional.

“Sudah ada bocoran ya? Tapi saya belum bisa buka semuanya sekarang,” ucapnya singkat sambil tersenyum.

Baca Juga :  Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua

Langkah Serius Benahi Institusi Kepolisian

Pembentukan komite ini merupakan respons langsung terhadap desakan publik agar Polri melakukan reformasi menyeluruh, terutama dalam isu hak asasi manusia (HAM), profesionalisme, dan pencegahan penyalahgunaan wewenang.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri yang beranggotakan 52 perwira tinggi dan menengah. Tim tersebut bertugas menyiapkan bahan dan data internal untuk mendukung kerja Komite Reformasi Polri.

Sementara itu, Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa komite tersebut harus diumumkan paling lambat pertengahan Oktober 2025. Ia juga membenarkan bahwa sejumlah nama besar, seperti Mahfud MD, masuk dalam daftar kandidat anggota.

Baca Juga :  Istana Ingatkan Pejabat Publik: Gunakan Sirine di Jalan Jangan Berlebihan

Tak hanya itu, eks Kapolri Komjen (Purn) Ahmad Dofiri disebut-sebut akan ikut terlibat dalam komite. Dofiri kini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang keamanan, ketertiban, dan reformasi kepolisian.

Fokus Pembenahan dan Harapan Publik

Komite Reformasi Polri akan berkolaborasi dengan tim internal Polri serta berbagai lembaga eksternal untuk merumuskan arah baru transformasi kepolisian Indonesia.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong Polri menjadi lembaga penegak hukum yang profesional, akuntabel, transparan, dan humanis.

Pemerintah menargetkan hasil kerja komite ini dapat menjadi fondasi perubahan struktural Polri, terutama dalam peningkatan pengawasan, penegakan etik, serta pelayanan publik yang berkeadilan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare
Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis
Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan
KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing
Jual Beli Data hingga Judol Meresahkan, Kapolri dan Menkomdigi Perkuat Kolaborasi
MUI Soroti Klaim Imam Mahdi di Bangkalan, Korban Rugi Rp1,3 Miliar
Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:08 WIB

20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing

Berita Terbaru