Puluhan Pelajar di Jakarta Keracunan MBG, Bakteri Jadi Biang Kerok

Senin, 6 Oktober 2025 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Posnews/Ist)

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Puluhan pelajar Jakarta terserang keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menegaskan bakteri pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi penyebab puluhan pelajar keracunan. Ia menegaskan, kasus keracunan MBG tidak terkait unsur kimia.

“Secara umum, penyebabnya adalah bakteri. Sesuai penjelasan Pak Menkes, sebagian besar keracunan memang disebabkan bakteri,” ujar Ani, dikutip Senin (6/10/2025).

Baca Juga :  Keracunan MBG Bandung Barat, Nitrit Sebagai Pemicu 1.315 Siswa Terkena

Ani menyebut, sekitar 60 pelajar keracunan MBG tersebar di 10 lokasi di Jakarta.

“Di Jakarta, kejadian terjadi di 10 lokasi. Namun siswa yang memerlukan perawatan kesehatan hanya sekitar 60 orang, jadi tidak terlalu besar,” jelas Ani.

Baca Juga :  Gubernur Pramono Anung Sebut Covid-19 di Jakarta Kini Seperti Flu Biasa

Untuk mencegah keracunan terulang, Dinkes DKI meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG segera mengurus Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

“Kami mendorong percepatan agar dapur MBG segera memenuhi persyaratan SLHS sehingga sertifikat bisa diterbitkan,” tambah Ani. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer
Takaichi Temui Trump di Washington di Tengah Pusaran Perang Iran
Posisi Hilal di Indonesia Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Ini Penjelasan Kemenag
Arus Mudik Memuncak, Pelabuhan Merak Dipadati 19 Ribu Kendaraan dan 593 Ribu Penumpang
Dari Netizen untuk Dedi Sitorus PDIP : Jangan Sok Bicara HAM! Tanya Ibu Mega, Pak Andhika dan Om Hendro: Bagaimana ‘Munir dan Theys’?
Polisi Amankan 15 Remaja Konvoi Bawa Petasan di Gunung Putri Bogor
29 Lokasi Salat Idulfitri 2026 Muhammadiyah Depok, Digelar 20 Maret di 11 Kecamatan
Macet Parah, One Way Cikampek–Salatiga Resmi Berlaku Pagi Ini

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:30 WIB

Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:08 WIB

Takaichi Temui Trump di Washington di Tengah Pusaran Perang Iran

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:51 WIB

Posisi Hilal di Indonesia Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Ini Penjelasan Kemenag

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

Arus Mudik Memuncak, Pelabuhan Merak Dipadati 19 Ribu Kendaraan dan 593 Ribu Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

Dari Netizen untuk Dedi Sitorus PDIP : Jangan Sok Bicara HAM! Tanya Ibu Mega, Pak Andhika dan Om Hendro: Bagaimana ‘Munir dan Theys’?

Berita Terbaru

Diplomasi tingkat tinggi di Gedung Putih. PM Jepang Sanae Takaichi berupaya mengamankan kepentingan energi Jepang. Saat ini perhatian Donald Trump sedang terbagi oleh konflik di Timur Tengah. Dok: Reuters.

INTERNASIONAL

Takaichi Temui Trump di Washington di Tengah Pusaran Perang Iran

Kamis, 19 Mar 2026 - 15:08 WIB