Mardiono Resmi Jadi Ketua Umum PPP 2025–2030, Dualisme Partai Resmi Berakhir

Senin, 6 Oktober 2025 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Mardiono resmi menjabat Ketua Umum PPP 2025–2030 usai diterbitkannya SK Kemenkum. Dok: Istimewa

Muhammad Mardiono resmi menjabat Ketua Umum PPP 2025–2030 usai diterbitkannya SK Kemenkum. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Drama dualisme di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya berakhir.

Muhammad Mardiono resmi menjabat kembali sebagai Ketua Umum PPP periode 2025–2030 setelah Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru, Senin (6/10/2025).

Dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Supratman menegaskan bahwa keputusan ini menjadi penegasan hukum atas kepemimpinan Mardiono.

“Hari ini saya resmi mengeluarkan surat keputusan Menteri Hukum yang baru. Pak Haji Muhammad Mardiono tetap menjadi Ketua Umum PPP,” tegas Supratman.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Berawan Tebal, Hujan Mengintai, Warga Diminta Waspada

Berdasarkan SK tersebut, Agus Suparmanto ditetapkan sebagai Wakil Ketua Umum, Taj Yasin Maimoen menjabat Sekretaris Jenderal, dan Imam Fauzan Amir Uskara dipercaya sebagai Bendahara Umum PPP.

Penerbitan SK ini menjadi titik akhir dari konflik internal yang sempat memecah PPP menjadi dua kubu—antara pihak Mardiono dan Agus Suparmanto—yang sebelumnya sama-sama mengklaim sebagai ketua umum sah partai berlambang Kakbah itu.

Supratman menyebut, keputusan rekonsiliasi ini merupakan hasil islah atau perdamaian internal yang telah disepakati kedua belah pihak. Ia berharap langkah ini menjadi awal baru bagi PPP untuk kembali solid menghadapi agenda politik nasional.

Baca Juga :  Pemerintah Belum Terbitkan Surat Pemberhentian Noel, Tunggu Penjelasan KPK

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap keluarnya SK baru ini membawa kesejukan bagi keluarga besar PPP. Semoga kepengurusan yang baru segera dilengkapi agar partai bisa kembali fokus berkontribusi untuk bangsa,” ujarnya.

Dengan demikian, PPP kini resmi kembali bersatu di bawah kepemimpinan Muhammad Mardiono setelah sekian lama terbelah akibat dualisme. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB