Longsor Cisarua Bandung Barat, Pencarian Korban Dilanjutkan Meski Tanah Masih Labil

Minggu, 25 Januari 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026), meski kondisi tanah masih labil dan berpotensi longsor susulan. (Posnews/BPBD)

Petugas gabungan melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026), meski kondisi tanah masih labil dan berpotensi longsor susulan. (Posnews/BPBD)

BANDUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Tim gabungan melanjutkan pencarian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Minggu (25/1/2026).

Hingga saat ini, puluhan korban diduga masih tertimbun material longsoran. Namun, proses evakuasi berlangsung dengan kewaspadaan tinggi karena kondisi tanah dinilai berbahaya dan berpotensi memicu longsor susulan.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Setiawan menyatakan, hasil asesmen tim di lapangan hingga Sabtu sore menunjukkan kondisi tanah di lokasi kejadian masih labil.

Oleh sebab itu, tim gabungan menyesuaikan pola pencarian untuk meminimalkan risiko terhadap keselamatan petugas.

“Pencarian korban kembali kita lanjutkan pagi ini. Namun, hasil asesmen hingga kemarin masih menunjukkan potensi longsor susulan.

Kondisi tanah berlumpur air dengan kedalaman sekitar lima meter, sehingga cukup berbahaya,” ujar Rudy.

Baca Juga :  Dua Rumah Terbakar di Semanan Kalideres, Seorang Remaja Tewas

Menurut Rudy, kondisi tersebut menjadi kendala utama tim gabungan dalam mengevakuasi korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, aparat tetap mengerahkan seluruh sumber daya dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan.

Anjing Pelacak Disiagakan

Selain personel dan alat berat, polisi juga menyiagakan anjing pelacak atau unit K-9. Rudy memastikan K-9 akan langsung diterjunkan saat pencarian korban tertimbun kembali dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut longsor dipicu hujan berintensitas tinggi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah, Kecamatan Cisarua.

Material longsoran menimbun permukiman warga dan menimbulkan korban jiwa. Selain korban meninggal dunia, sebanyak 23 orang dilaporkan selamat.

Baca Juga :  Kejatuhan El Mencho: Mengapa Kematian Gembong Meksiko Belum Melumpuhkan Jaringan Kartel di AS?

“Bencana ini berdampak terhadap sekitar 34 kepala keluarga atau 113 jiwa. Sementara itu, jumlah rumah terdampak masih dalam pendataan petugas,” kata Abdul Muhari.

Status Siaga Darurat Masih Berlaku

BPBD Kabupaten Bandung Barat telah melakukan kaji cepat, asesmen awal, serta upaya penanganan darurat dan pencarian korban di lokasi kejadian.

Saat ini, Kabupaten Bandung Barat masih berstatus Siaga Darurat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem, dan Tanah Longsor berdasarkan Keputusan Bupati Bandung Barat Nomor 100.3.3.2/Kep.359-BPBD/2025 yang berlaku sejak 1 Oktober 2025 hingga 30 April 2026.

Selain itu, Pemprov Jawa Barat juga menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025 yang berlaku mulai 15 September 2025 hingga 30 April 2026. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia
Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas
Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China
Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis
150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku
May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago
Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov
Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:49 WIB

He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:07 WIB

Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:46 WIB

Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:41 WIB

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:36 WIB

150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Visi kemitraan masa depan. Wakil Perdana Menteri China He Lifeng mengajak Belgia untuk mempererat tradisi kerja sama yang saling menguntungkan dan menjaga sistem perdagangan dunia yang terbuka di tengah dinamika hubungan China-Uni Eropa.  Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:49 WIB

Modernisasi armada laut. Presiden Pakistan Asif Ali Zardari meresmikan kapal selam pertama dari delapan unit kelas Hangor di Sanya, China, sebagai langkah strategis memperkuat pertahanan maritim dan deterensi di kawasan Samudra Hindia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:46 WIB

Ketahanan energi lintas benua. Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan pemerintah Korea Selatan menyepakati kerja sama strategis untuk menjamin kelancaran pasokan LNG dan produk minyak olahan guna meredam dampak penutupan Selat Hormuz. Dok: Yonhap.

INTERNASIONAL

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:41 WIB