Pratu Johari Alfarizi Gugur Jatuh dari Tank Marder Jelang HUT TNI di Monas

Senin, 6 Oktober 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prajurit Kostrad Pratu Johari Alfarizi gugur setelah terjatuh dari tank Marder jelang HUT ke-80 TNI di Monas. Dok: Pasmar 1

Prajurit Kostrad Pratu Johari Alfarizi gugur setelah terjatuh dari tank Marder jelang HUT ke-80 TNI di Monas. Dok: Pasmar 1

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Duka menyelimuti persiapan HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta. Prajurit Kostrad Pratu Johari Alfarizi gugur tragis setelah terjatuh dari tank Marder, Sabtu (4/10/2025).

Insiden itu terjadi ketika Johari menjalankan tugas pengamanan dan persiapan parade militer. Saat tank Marder diangkut dengan kendaraan transporter, Johari terpeleset dan jatuh dari ketinggian empat meter.

Benturan keras membuat Johari mengalami cedera parah di leher hingga meninggal dunia di lokasi.

Baca Juga :  Tragedi di Magelang: Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Jatuh Saat Dikejar Klitih

Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar membenarkan kabar duka tersebut.

“Benar, Pratu Johari gugur. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un,” ujar Fadjar dengan nada berduka, Senin (6/10/2025).

Fadjar menjelaskan, Johari merupakan prajurit muda yang disiplin, loyal, dan penuh dedikasi. Kepergiannya menjadi pukulan berat bagi satuan Kostrad.

“Almarhum jatuh dari atas tank Marder saat diangkut transporter. Ia mengalami patah leher,” jelasnya.

TNI memulangkan jenazah Johari ke kampung halamannya di Aceh Tenggara pada Minggu (5/10/2025). Keluarga dan warga setempat mengiringi pemakaman militer penuh penghormatan dengan tangis haru.

“Panglima TNI, Pangkostrad, dan Komandan Satuannya telah menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum,” ujar Fadjar.

Kepergian Pratu Johari meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI. Ia gugur saat bertugas — menjadi simbol pengabdian terakhir seorang prajurit untuk Merah Putih. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB