BNN Bongkar Sarang Narkoba di Labura, Sita Sabu dan Uang Rp188 Juta – 7 Pelaku Diciduk

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) bergerak cepat membongkar kampung narkoba di Lorong 6, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.

Dalam operasi bertajuk Saber Bersinar 2026 pada Rabu (13/5/2026), petugas menangkap tujuh tersangka dan menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga hasil bisnis haram narkotika.

Karo Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional Brigjen Putu Putera Sadana menegaskan operasi itu digelar setelah BNN menerima banyak laporan warga terkait maraknya transaksi narkoba yang meresahkan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi ini menjadi respons cepat BNN atas keresahan masyarakat terkait peredaran gelap narkoba di wilayah tersebut,” kata Putu, Jumat (15/5/2026).

Sasar Lapak Narkoba hingga Rumah Bandar

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyisir sejumlah lapak narkoba hingga rumah yang diduga menjadi pusat aktivitas jaringan peredaran sabu.

Baca Juga :  Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer

BNN menduga kawasan itu dikendalikan jaringan narkoba berinisial W, yang selama ini diduga mengatur peredaran barang haram di wilayah tersebut.

Dari operasi itu, petugas menangkap tujuh orang berinisial RTM, S, AR, ANS, AHP, T, dan A. Mereka diduga terlibat dalam penyalahgunaan sekaligus peredaran narkotika.

Saat ini seluruh tersangka diamankan sementara di Polsek Kualuh Hulu untuk menjalani pemeriksaan awal sebelum diproses lebih lanjut oleh penyidik BNN.

Sabu, Alat Hisap hingga Rp188 Juta Disita

Tak hanya menangkap tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.

Barang bukti yang diamankan meliputi:

  • sabu seberat sekitar 10 gram
  • 46 alat hisap
  • timbangan digital
  • telepon genggam
  • kartu ATM
  • buku tabungan
  • dokumen kendaraan
Baca Juga :  Force Commander Pasukan ke Gaza Dipastikan Berpangkat Jenderal Bintang Tiga

Selain itu, petugas juga menyita uang tunai sekitar Rp188 juta yang diduga berasal dari transaksi narkoba.

“Seluruh tersangka dan barang bukti akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Putu.

Kampung Narkoba Jadi Target Operasi

BNN memastikan operasi serupa akan terus digencarkan di wilayah rawan peredaran narkotika.

Langkah tegas itu dilakukan untuk memutus jaringan narkoba yang merusak lingkungan dan mengancam generasi muda.

Berdasarkan data terbaru Badan Narkotika Nasional, Sumatera Utara masih menjadi salah satu wilayah yang masuk perhatian aparat karena tingginya kasus peredaran narkoba lintas jaringan.

Karena itu, BNN meminta masyarakat aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkotika di lingkungannya. **

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Empat Terduga Penyalahguna Narkoba Diamankan Saat Patroli Malam di Papanggo
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru