Peternak Balaraja Bangga, Sapi 1,15 Ton Jadi Kurban Presiden Iduladha 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sapi Brangus bernama Ambo berbobot 1,15 ton milik peternak Balaraja Tangerang yang terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Iduladha 2026. (Posnews/Ist)

Sapi Brangus bernama Ambo berbobot 1,15 ton milik peternak Balaraja Tangerang yang terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Iduladha 2026. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah menetapkan seekor sapi jenis Brangus berbobot sekitar 1,15 ton milik peternak Falahudin asal Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, sebagai hewan kurban Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Sapi jumbo bernama “Ambo” itu merupakan hasil persilangan sapi Brahman dan Aberdeen Angus. Pemerintah kemudian menyalurkannya sebagai hewan bantuan presiden untuk masyarakat Kabupaten Tangerang.

Falahudin mengaku tidak menyangka sapi peliharaannya terpilih menjadi hewan kurban Presiden. Ia menyebut keputusan tersebut menjadi kebanggaan besar dalam perjalanan hidupnya sebagai peternak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, saya sangat bangga sapi Brangus saya dipilih Bapak Presiden Prabowo Subianto. Ini kebahagiaan luar biasa bagi saya,” ujar Falahudin di Tangerang, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga :  Polisi Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Amankan Puluhan WNA di Jakarta Barat

Dirawat Intensif Sejak Umur 1,5 Tahun

Falahudin menjelaskan, sapi “Ambo” dirawat secara ketat sejak berusia 1,5 tahun hingga kini menginjak empat tahun. Ia rutin menjaga kesehatan hewan tersebut agar tetap dalam kondisi prima.

Ia menegaskan, perawatan dilakukan secara berkala mulai dari pemberian vitamin, obat cacing, hingga pemeriksaan kesehatan lengkap.

“Darah sudah dicek, kotoran juga dicek. Setiap tiga bulan rutin diberi obat cacing, jadi kondisinya sangat sehat dan prima,” katanya.

Sapi Brangus jumbo itu disebut memiliki nilai ekonomi tinggi. Falahudin menyebut harga “Ambo” mencapai sekitar Rp110 juta sesuai standar pasar hewan kurban kualitas unggulan.

Baca Juga :  Urus Paspor Sambil Olahraga, Imigrasi Depok Layani Warga di CFD

Ia juga mengungkapkan pertumbuhan sapi tersebut sangat cepat sejak awal dipelihara hingga menjadi salah satu ternak terbaik di kandangnya.

Diserahkan ke Masjid Agung Al-Amjad Tigaraksa

Selanjutnya, sapi kurban Presiden Prabowo Subianto itu akan diserahkan ke Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada hari pelaksanaan Iduladha 1447 H.

Setelah prosesi serah terima, sapi tersebut akan langsung dibawa ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) untuk proses penyembelihan sesuai standar kesehatan dan syariat.

Program hewan kurban Presiden ini menjadi bagian dari distribusi bantuan hewan kurban pemerintah kepada masyarakat di berbagai daerah Indonesia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dunia Makin Percaya Indonesia, Prabowo Perintahkan Rosan Umumkan Data Investasi
Aksi Demo Mahasiswa Disorot, Polisi Ungkap Kronologi Pemberitahuan WhatsApp
Ketua BEM UI Balas Polisi Soal Demo Bundaran HI: Hak Konstitusional, Bukan Minta Izin
Pemerintah Pastikan Seluruh Warga Berhak Bansos Masuk Sistem Perlinsos
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Pelaku Usaha Diingatkan, Wajib Halal Mulai Berlaku Oktober 2026
Aparat Bongkar Pengiriman Ilegal 100 Satwa Endemik Papua Lewat Jalur Laut
Gunakan Visa Turis untuk Cari Uang, 25 WNA Langsung Dideportasi

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:30 WIB

Dunia Makin Percaya Indonesia, Prabowo Perintahkan Rosan Umumkan Data Investasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:12 WIB

Aksi Demo Mahasiswa Disorot, Polisi Ungkap Kronologi Pemberitahuan WhatsApp

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:48 WIB

Ketua BEM UI Balas Polisi Soal Demo Bundaran HI: Hak Konstitusional, Bukan Minta Izin

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:56 WIB

Pelaku Usaha Diingatkan, Wajib Halal Mulai Berlaku Oktober 2026

Berita Terbaru