Kontrak PPSU Baru Diteken 10 Oktober, Pramono Bantah Isu Moratorium PJLP

Rabu, 8 Oktober 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PPSU DKI Jakarta bersiap menandatangani kontrak kerja baru tahun 2025. Dok: Kominfo DKI JKT

Petugas PPSU DKI Jakarta bersiap menandatangani kontrak kerja baru tahun 2025. Dok: Kominfo DKI JKT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Isu liar soal moratorium rekrutmen PJLP di lingkungan Pemprov DKI ditepis langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Ia menegaskan, petugas PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) yang baru lolos seleksi akan menandatangani kontrak kerja pada 10 Oktober 2025.

“Akan segera kita selesaikan. Saya sudah minta tanggal 10 Oktober untuk penandatanganan,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Pramono, isu penghentian rekrutmen PJLP muncul akibat adanya pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  500 Jiwa Terdampak Kebakaran Pasar Jiung, Polisi Masih Selidiki Penyebab

Meski demikian, ia memastikan program prioritas warga Jakarta tetap jalan.

“Memang ruang fiskal kita berkurang, tapi bukan berarti semua kegiatan berhenti. PPSU tetap jalan dan kontraknya kita teken sesuai jadwal,” tegasnya.

Setelah PPSU, Giliran Gulkarmat dan Pasukan Putih

Pramono menjelaskan, setelah PPSU menandatangani kontrak, Pemprov DKI akan melanjutkan proses serupa untuk personel Dinas Gulkarmat (Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan) serta Pasukan Putih.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta dan Kota Besar Indonesia Kamis 28 Mei 2026 Didominasi Berawan

“Semua urusan PJLP tahun 2025 akan kita selesaikan sesuai APBD yang ada,” ujarnya.

Soal rekrutmen Pasukan Pelangi tahun depan, Pramono menyebut keputusan belum bisa diambil. Ia menegaskan, Pemprov DKI masih menunggu kepastian ruang fiskal pasca penyesuaian DBH dari pusat.

“Kalau ruang fiskalnya tidak cukup, mohon maaf, kita tidak bisa buka rekrutmen baru. Kondisi ini harus kita tanggung bersama,” tutupnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian
Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek
Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat
Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat
29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya
Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur
Cilangkap Dipadati Kegiatan HUT TNI, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:10 WIB

SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat

Berita Terbaru

Pengacara David Hearn mendesak pengawas pemerintah AS menyelidiki kegagalan renovasi Kolam Refleksi Lincoln dan kriminalisasi palsu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengacara Mantan Atlet Olimpiade AS Mendesak Penyelidikan

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:12 WIB

Donald Trump mempromosikan investasi Anduril $3,7 miliar di Sparrows Point Maryland untuk komponen kapal selam nuklir AS menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Mempromosikan Investasi Anduril Senilai 3,7 Miliar

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:52 WIB