Renovasi Berujung Petaka, Rumah Roboh 2 Warga Tertimbun Puing

Rabu, 8 Oktober 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Tak ada angin dan hujan tiba-tiba warga Pademangan Barat, Jakarta Utara, digegerkan oleh robohnya rumah yang tengah direnovasi, Rabu (8/10/2025) sore.

Bangunan tersebut ambruk sekitar pukul 17.20 WIB di Jalan Budi Mulia Gang 7, RT 11/RW 11, dan menimpa dua warga. Salah satunya bahkan sempat tertimbun reruntuhan.

Begitu mendapat laporan, petugas Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara langsung meluncur ke lokasi.

“Tiga unit light rescue dan 15 personel segera kami kerahkan,” ujar Kasi Operasi Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Suleman, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga :  Guru Harian Lepas Ditemukan Tewas di Ruang Guru SMP Cilincing, Diduga Gantung Diri

Dua korban diketahui bernama Adi (55) dan Nurhadi (62). Korban Adi berhasil diselamatkan lebih dulu, sementara Nurhadi sempat terjebak di bawah tumpukan puing.

“Posisi korban diduga terperangkap di bawah reruntuhan bangunan,” ungkap Gatot.

Petugas gabungan dibantu warga sekitar bergerak cepat menggunakan collaps rescue untuk menyingkirkan material berat. Hingga pukul 19.00 WIB, tim masih menyisir lokasi guna memastikan tidak ada korban lain tertimbun.

Struktur Bangunan Rapuh

Hingga malam hari, penyebab pasti robohnya rumah masih diselidiki. Namun, dugaan sementara menyebut struktur bangunan rapuh dan tidak kuat menahan beban tambahan di lantai atas.

Petugas kini mengamankan area kejadian sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Pihak Gulkarmat mengimbau warga yang tengah melakukan renovasi rumah agar memperhatikan kekuatan struktur dan keselamatan kerja.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Jangan abaikan standar konstruksi,” tegas Gatot. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB