Ranking FIFA Indonesia Turun Kalah dari Irak, Peluang Lolos Piala Dunia 2026 Pupus

Minggu, 12 Oktober 2025 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Dok: X/@IraqNT_EN

Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Dok: X/@IraqNT_EN

JEDDAH, POSNEWS.CO.ID – Langkah Timnas Indonesia dipastikan terhenti menuju Piala Dunia 2026. Dalam laga lanjutan Grup B babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Garuda tumbang 0-1 dari Irak.

Sang kapten Jay Idzes tampak berulangkali protes atas kepemimpinan wasit Ma Ning asal China di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.

Gol tunggal Zidane Iqbal di menit ke-76 menjadi mimpi buruk bagi skuad asuhan Patrick Kluivert. Kekalahan itu bukan hanya menggugurkan asa Garuda di kualifikasi, tetapi juga menurunkan peringkat FIFA Indonesia secara signifikan.

Ranking FIFA Indonesia Melorot 3 Peringkat

Mengutip data terkini dari football-ranking.com, kekalahan dari Irak membuat Timnas Indonesia kehilangan 6,53 poin, sehingga total poinnya kini menjadi 1.144,73. Hasil itu membuat Indonesia anjlok tiga posisi, dari peringkat 120 ke 123 dunia.

Posisi Indonesia kini terpaut hampir sembilan poin di bawah Malaysia yang menempati peringkat 119 dunia. Hasil ini menjadi sinyal keras bagi tim Garuda untuk melakukan evaluasi total.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Diamankan di Jawa Tengah - OTW Jakarta

Pupus Sudah Asa ke Piala Dunia

Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan finis sebagai juru kunci Grup B dengan nol poin dari dua pertandingan. Peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026 pun resmi tertutup.

Sesuai regulasi FIFA, hanya juara grup yang otomatis melangkah ke Piala Dunia, sementara runner-up akan berlaga di playoff Asia. Sayangnya, Indonesia gagal memanfaatkan peluang untuk mencuri poin dari dua laga penting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kekalahan ini menjadi pelajaran besar. Kami harus bangkit dan menatap turnamen berikutnya dengan kepala tegak,” ujar pelatih Patrick Kluivert usai pertandingan.

Duel Penentuan Arab Saudi vs Irak

Sementara itu, laga terakhir Grup B akan mempertemukan Arab Saudi melawan Irak pada Rabu (15/10/2025) pukul 02.30 WIB. Duel panas itu bakal menentukan siapa yang merebut tiket langsung ke Piala Dunia 2026.

Baca Juga :  Bos Narkoba Klub Malam Bali Diburu! Bareskrim Tetapkan DPO I Dewa Ketut Wiranida

Arab Saudi hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos otomatis karena unggul produktivitas gol atas Irak. Sebaliknya, Irak wajib menang jika ingin menyegel posisi juara grup.

Jika Irak finis runner-up, mereka akan bertarung di playoff Asia melawan runner-up Grup A — yang diperebutkan oleh Qatar, Oman, dan Uni Emirat Arab. Babak playoff dua leg itu dijadwalkan berlangsung November 2025, dan pemenangnya akan melaju ke playoff antarkonfederasi.

Kegagalan ini menjadi sinyal bagi PSSI dan skuad Garuda untuk memperkuat fondasi tim nasional, baik dari sisi mental, fisik, maupun strategi. Publik berharap hasil pahit di Jeddah menjadi batu loncatan menuju prestasi lebih besar di masa depan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Berita Terbaru

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB