Geng Pelajar Koja Siram Air Keras di Priok! Polisi Ciduk Sejumlah Pelaku, Korban Masih Dirawat

Senin, 4 Agustus 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendiz

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendiz

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Kelompok remaja dari salah satu SMK di Koja nekat melakukan aksi brutal dengan menyiram air keras ke sesama pelajar di kawasan Jalan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi dari Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok bergerak cepat dan meringkus sejumlah pelaku, Minggu (3/8/2025).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendiz menjelaskan, pelaku merupakan pelajar SMK yang konvoi dengan motor dan mencari lawan untuk tawuran. Namun karena tak menemukan musuh, mereka menyerang korban yang sedang berboncengan tiga.

“Pelaku mepet kendaraan korban hingga terjatuh, lalu salah satu dari mereka langsung menyiramkan air keras ke arah korban. Kejadian terekam CCTV,” ujar Erick kepada wartawan di Mapolsek Tanjung Priok.

Korban yang berasal dari SMK di wilayah Tanjung Priok kini dirawat intensif di IGD RSCM, Jakarta Pusat, dengan luka serius di bagian wajah dan tubuh akibat siraman zat kimia berbahaya itu.

Polisi menyebut pelaku yang ditangkap lebih dari satu orang dan masih dalam proses pemeriksaan intensif. Mereka seluruhnya berasal dari sekolah yang sama di Koja.

“Penyidik masih dalami peran masing-masing. Kami akan gelar perkara untuk tentukan siapa jadi tersangka, siapa hanya saksi,” tegasnya.

Baca Juga :  Update Tragedi Ponpes Al-Khoziny, 14 Meninggal, 49 Santri Masih Dicari

Aksi penyiraman air keras ini sempat bikin geger warga sekitar karena berlangsung di siang hari dan membuat korban menjerit kesakitan di pinggir jalan. Warga yang melihat langsung melapor ke polisi dan membawa korban ke rumah sakit.

Polisi masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat. Aksi balas dendam dan tawuran pelajar di wilayah Jakarta Utara kini menjadi sorotan tajam aparat.

“Kami imbau orang tua dan sekolah ikut mengawasi pergaulan siswa. Air keras itu bukan mainan, ini sudah masuk kategori penganiayaan berat,” pungkas Kapolres. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasutri Curanmor Bawa Balita untuk Pancing Iba, 9 Motor Diamankan
49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan
Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita
Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan
Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online
Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:26 WIB

Pasutri Curanmor Bawa Balita untuk Pancing Iba, 9 Motor Diamankan

Rabu, 16 September 2026 - 12:47 WIB

49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita

Rabu, 16 September 2026 - 07:26 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB