285 Buruh Di-PHK Sepihak, KSPSI dan DPR Kepung Pabrik Ban Michelin

Senin, 3 November 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea. (Ist)

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Konflik pekerja dengan perusahaan industri akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak di kawasan Cikarang, Jawa Barat masih saja terjadi. 

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea langsung mengultimatum perusahaan yang berani melakukan PHK sepihak dan melanggar aturan ketenagakerjaan.

Ia memastikan DPR RI siap memanggil pimpinan perusahaan yang nekat memperlakukan buruh secara kasar dan sepihak.

Insiden ini mencuat ketika pimpinan DPR RI melakukan sidak ke pabrik PT Multistrada Arah Sarana (Michelin) di Cikarang, Jawa Barat, Senin (3/11/2025).

Pada saat yang sama, ratusan buruh KSPSI menggelar aksi memprotes kebijakan PHK yang mereka anggap sewenang-wenang.

Kalau perusahaan tidak patuh, pimpinan DPR akan memanggil langsung pemilik perusahaan,” tegas Andi Gani. Ia mengapresiasi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang turun langsung menemui buruh.

285 Buruh Diduga Jadi Korban PHK Sepihak

Selanjutnya, Andi Gani menuntut manajemen Multistrada mengembalikan status 285 buruh yang diduga menjadi korban PHK sepihak melalui e-mail tanpa musyawarah.

Menurut dia, langkah perusahaan bukan alasan efisiensi, melainkan indikasi kuat union busting atau pemberangusan serikat pekerja. Karena itu, KSPSI bersiap melakukan perlawanan penuh.

Ini indikasi pemberangusan serikat. Kami akan laporkan dan dorong penyelidikan bersama Desk Ketenagakerjaan Polri,” tegasnya.

Baca Juga :  Aksi Demo 25 Agustus di DPR, KSPSI Larang Anggota Ikut karena Tak Jelas Penanggung Jawab

“PHK lewat e-mail tanpa musyawarah jelas melanggar aturan. Kami tidak akan tinggal diam.”

DPR Turun Tangan, PHK Disetop Sementara

Sidak dipimpin Sufmi Dasco Ahmad bersama pimpinan DPR Saan Mustopa, serta anggota DPR Charles Meikyansyah, Arzeti Bilbina, Abraham Sridjaja, dan Rajiv.

Hasilnya, DPR menekan manajemen untuk menghentikan proses PHK sampai solusi tercapai.

“Proses PHK disetop dulu,” tegas Dasco di hadapan massa buruh.

Kesimpulan

Dengan dorongan KSPSI dan intervensi DPR, kasus PHK sepihak di PT Multistrada kini menjadi sorotan nasional. Buruh menuntut keadilan, sementara pemerintah menegaskan komitmen melindungi pekerja dan memberantas praktik union busting. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?
Bagaimana Teknologi 2026 Mendeteksi Kehidupan di Luar Tata Surya?
Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak
Mengapa Kita Bermimpi? Menelisik Sains di Balik Aktivitas Bawah Sadar
Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei
Apakah Energi Bersih Akhirnya Menjadi Kenyataan?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:23 WIB

Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:07 WIB

Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB

Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:33 WIB

Bagaimana Teknologi 2026 Mendeteksi Kehidupan di Luar Tata Surya?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:27 WIB

Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misteri centenarian. Ilmu pengetahuan modern mengungkap bahwa rahasia hidup hingga usia 100 tahun bukan sekadar keberuntungan genetik, melainkan hasil sinergi antara lingkungan sosial, nutrisi, dan kesehatan telomer sel. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:23 WIB


Berpacu dengan pemanasan global. Saat krisis iklim mengubah habitat dunia secara drastis, para ilmuwan meneliti sejauh mana kemampuan genetik makhluk hidup untuk beradaptasi secara cepat guna menghindari ancaman kepunahan massal. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:07 WIB

Ilustrasi, Lompatan besar abad ke-21. Teknologi mRNA telah bertransformasi dari solusi pandemi menjadi platform pengobatan canggih yang mampu memprogram ulang sistem imun manusia untuk melawan kanker dan memperbaiki kerusakan genetik dari dalam. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB

Sistem daur ulang internal. Ilmu pengetahuan modern mengungkap bahwa tubuh manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk

KESEHATAN

Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:27 WIB