Tabrak Lari di Simpang UKDW: Panther Terobos Lampu, Hantam Motor, Pelaku Dikejar Warga

Kamis, 6 November 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kecelakaan tabrak lari terjadi di persimpangan depan UKDW (Warung Sorwit), Yogyakarta. Mobil Isuzu Panther diduga menerobos lampu merah dan menabrak motor. Dok: Merapi Uncover.

Foto. Kecelakaan tabrak lari terjadi di persimpangan depan UKDW (Warung Sorwit), Yogyakarta. Mobil Isuzu Panther diduga menerobos lampu merah dan menabrak motor. Dok: Merapi Uncover.

YOGYAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kecelakaan yang melibatkan tabrak lari terjadi di persimpangan padat depan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Jalan Dr. Wahidin, Yogyakarta, pada Kamis (6/11/2025) siang.

Sebuah mobil Isuzu Panther diduga kuat menerobos lalu lintas dan menghantam seorang pengendara motor Honda. Pelaku sempat melarikan diri, namun warga dan pengendara lain berhasil mengejarnya.

Terobos Lampu, Tabrak, dan Kabur

Berdasarkan informasi dari saksi mata di lokasi kejadian, peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 10.50 WIB. Kecelakaan terjadi di persimpangan antara Jalan Dr. Wahidin (jalur utama) dan Jalan Trimo (jalan kecil di samping Warung Sorwit).

Saksi mata menuturkan, lampu lalu lintas di Jalan Dr. Wahidin yang mengarah ke timur (depan UKDW) sudah dalam posisi menyala hijau. Pengendara motor Honda yang berada di jalur tersebut pun melaju.

Nahas, dari arah Jalan Trimo, sebuah mobil Isuzu Panther berwarna gelap tiba-tiba memaksa maju—diduga kuat menerobos lampu merah atau mengabaikan rambu di persimpangan tersebut.

Baca Juga :  Ambisi Perdamaian Trump: BOP Himpun $7 Miliar dan Libatkan 8.000 Pasukan Indonesia

“Mobil Panther dari Jalan Trimo malah maksa maju dan nabrak,” ujar seorang saksi.

Tabrakan tidak terhindarkan. Pengendara motor Honda langsung terhantam dan terpental. Bukannya berhenti, pengemudi Isuzu Panther tersebut justru langsung tancap gas melarikan diri dari lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga dan pengendara ojek online yang melihat kejadian itu tidak tinggal diam dan langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Sementara itu, warga lainnya segera menolong korban. Petugas medis dan ambulans yang mendapat panggilan pun cepat tiba di lokasi untuk menangani dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Bahaya Arogansi di Persimpangan

Kejadian ini kembali menyoroti betapa berbahayanya persimpangan, terutama ketika salah satu pengendara mengabaikan aturan demi ego. Simpang UKDW, yang mempertemukan jalur utama Jl. Dr. Wahidin dengan jalur alternatif Jl. Trimo, memang rawan terjadi konflik jika tidak ada kesabaran.

Baca Juga :  Generasi Sandwich: Terjepit di Antara Bakti pada Orang Tua dan Ambisi Pribadi

Menerobos lampu merah atau rambu setop bukan hanya pelanggaran lalu lintas, tetapi tindakan kriminal yang membahayakan nyawa orang lain. Bagi pelaku tabrak lari, tindakan melarikan diri dari tanggung jawab justru akan memperberat sanksi hukum yang akan mereka terima.

Bagi pengendara motor, insiden ini menjadi pengingat untuk selalu waspada, bahkan saat berada di posisi yang benar (lampu hijau). Selalu terapkan defensive driving—asumsikan bahwa pengguna jalan lain mungkin akan melakukan kesalahan.

Saat lampu baru menyala hijau, jangan langsung tancap gas. Selalu luangkan satu atau dua detik untuk memeriksa lalu lintas dari arah kanan dan kiri (konflik) untuk memastikan tidak ada “penerobos” seperti mobil Panther dalam kejadian ini. Keselamatan selalu berawal dari kewaspadaan diri sendiri di jalan raya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Berita Terbaru

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB