Dentuman Keras Gegerkan Gereja di Intan Jaya, Empat Warga Terluka

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat keamanan melakukan pengamanan dan penyelidikan di lokasi ledakan dekat Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, yang menyebabkan empat warga terluka. (Posnews/Ist)

Aparat keamanan melakukan pengamanan dan penyelidikan di lokasi ledakan dekat Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, yang menyebabkan empat warga terluka. (Posnews/Ist)

INTAN JAYA, POSNEWS.CO.ID – Ledakan misterius mengguncang kawasan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni di Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Dentuman keras di dekat rumah ibadah itu memicu kepanikan warga dan menyebabkan empat orang mengalami luka-luka.

Peristiwa yang terjadi di wilayah rawan konflik tersebut kini dalam penyelidikan aparat gabungan TNI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga Selasa (19/5/2026), tim di lapangan masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber ledakan dan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Kapen Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna mengatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan benda yang ditemukan di lokasi tidak sesuai dengan spesifikasi granat standar milik TNI.

“Granat yang ditemukan memiliki karakteristik yang tidak sesuai dengan granat standar yang digunakan TNI,” ujar Wirya.

Baca Juga :  Perancis Siaga Perang: Stok Drone Peledak Naik 400% untuk Hadapi Agresi Rusia

TNI Tegaskan Tidak Terlibat Ledakan

Selanjutnya, TNI membantah keras tuduhan yang beredar di media sosial terkait dugaan keterlibatan aparat dalam ledakan tersebut.

Wirya menegaskan TNI tidak pernah menggunakan drone bersenjata untuk menyerang warga sipil, terlebih di kawasan rumah ibadah.

Menurutnya, seluruh operasi pengamanan di Papua tetap mengedepankan pendekatan humanis dan perlindungan masyarakat sipil.

“TNI tidak menggunakan drone bersenjata untuk menyerang warga sipil, apalagi di area ibadah,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan munculnya informasi liar yang langsung menuding aparat sebelum hasil investigasi resmi diumumkan.

“Kami tegaskan bahwa TNI bukan pelaku pengeboman tersebut,” lanjut Wirya.

Diduga Upaya Provokasi di Papua Tengah

Lebih jauh, TNI menduga ledakan di Intan Jaya berpotensi menjadi bagian dari aksi provokasi untuk memperkeruh situasi keamanan di Papua Tengah.

Baca Juga :  Polda Metro Bongkar Amunisi Ilegal di Jakbar, OA Ditangkap Bersama Ratusan Peluru

Aparat menilai ada pihak tertentu yang mencoba memecah hubungan masyarakat dengan aparat keamanan melalui penyebaran isu yang belum terverifikasi.

Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi provokatif yang beredar di media sosial.

“Insiden ini sangat mungkin merupakan aksi provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah TNI dengan masyarakat Papua,” kata Wirya.

Patroli Diperketat, Korban Dapat Pendampingan

Saat ini, Satgas Koops Habema meningkatkan patroli dan pengamanan di sekitar Distrik Agisiga guna mencegah gangguan keamanan susulan.

Aparat juga berkoordinasi dengan pihak gereja, tenaga medis, dan tokoh masyarakat untuk membantu penanganan korban luka.

Selain itu, TNI memastikan perkembangan kasus ledakan di Intan Jaya akan disampaikan secara terbuka sesuai hasil investigasi di lapangan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Amankan 55 WN China di Proyek Data Center BSD, Ini Rinciannya
Babak Baru Kasus Narkoba B Fashion, Police Line dan CCTV Dicabut
WN India Dijambret di Menteng, Pelaku Samsung S25 Diciduk Polisi
Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau
Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:58 WIB

Imigrasi Amankan 55 WN China di Proyek Data Center BSD, Ini Rinciannya

Minggu, 6 September 2026 - 21:30 WIB

WN India Dijambret di Menteng, Pelaku Samsung S25 Diciduk Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 20:38 WIB

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama

Minggu, 6 September 2026 - 16:50 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga

Berita Terbaru