Presiden Marcos Jr. Temui PM Sanae Takaichi Bahas Militer

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mempererat kemitraan strategis. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. bersiap mengunjungi Tokyo untuk membahas postur pertahanan baru Jepang serta kolaborasi energi regional guna mengantisipasi taktik koersif China di perairan sengketa. Dok: Istimewa.

Mempererat kemitraan strategis. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. bersiap mengunjungi Tokyo untuk membahas postur pertahanan baru Jepang serta kolaborasi energi regional guna mengantisipasi taktik koersif China di perairan sengketa. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. berencana membahas postur pertahanan baru Jepang serta perannya di sektor energi regional. Marcos menjadwalkan kunjungan kenegaraan ke Tokyo ini pada akhir bulan ini.

Saat berbicara kepada media Jepang di istana kepresidenan, ia menyebut dukungan Jepang sebagai babak baru hubungan bilateral. Kerja sama militer ini melampaui ranah ekonomi setelah kedua negara menandatangani kesepakatan pertukaran informasi dan kunjungan pasukan timbal balik.

Menghadapi Taktik “Zona Abu-Abu” China

Lebih lanjut, kedua negara menghadapi tantangan serupa di wilayah perairan sengketa. Marcos menilai Filipina dan Jepang mengalami kesulitan yang sama akibat tindakan koersif melalui taktik zona abu-abu (gray zone).

Taktik tersebut merujuk pada agresivitas China di Laut China Selatan dan sekitar Kepulauan Senkaku yang Jepang kendalikan. Meskipun begitu, Marcos tetap menekankan pentingnya merangkul Beijing guna menjaga perdamaian kawasan. Sebagai wujud nyata, menteri luar negeri kedua negara merencanakan pertemuan resmi dalam sebulan ke depan.

Kolaborasi Energi Jepang-ASEAN

Selain itu, Marcos ingin membahas kolaborasi Jepang dan ASEAN dalam merespons krisis energi global. Sebab, gejolak di Timur Tengah saat ini mengganggu rantai pasok minyak dunia secara drastis.

Baca Juga :  Pria di Pasar Minggu Habisi Kakak Ipar Pakai Palu Gada, Motifnya Bikin Ngeri

Filipina sendiri memegang peran penting sebagai ketua blok beranggotakan 11 negara tersebut tahun ini. Oleh karena itu, koordinasi ketahanan energi dengan Jepang menjadi sangat vital bagi keberlangsungan industri di Asia Tenggara.

Kesimpulan: 70 Tahun Hubungan Diplomatik

Singkatnya, Marcos akan memulai kunjungan kenegaraan selama empat hari ke Jepang mulai 26 Mei mendatang. Momentum bersejarah tersebut sekaligus menandai peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Manila dan Tokyo.

Dengan demikian, pertemuan tingkat tinggi ini berpotensi besar merumuskan kerja sama strategis baru di Asia-Pasifik. Publik berharap aliansi ini mampu memberikan jaminan keamanan nyata di tengah ketidakpastian geopolitik tahun 2026.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya
Anthropic Raih Skor Tertinggi di Tengah Ancaman Eksistensial
Gempuran Drone Ukraina Paksa Kilang Minyak Rusia Setop
Nigel Farage Mundur dari Parlemen Inggris
AS Gempur Sasaran Militer Iran Pasca-Serangan Kapal Tanker
Trump Tuntut Kendali Greenland dan Cabut Sanksi Turki
Korban Gempa Venezuela Bertahan Hidup di Bawah Reruntuhan
Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal Balistik

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:48 WIB

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:30 WIB

Anthropic Raih Skor Tertinggi di Tengah Ancaman Eksistensial

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:04 WIB

Gempuran Drone Ukraina Paksa Kilang Minyak Rusia Setop

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:56 WIB

Nigel Farage Mundur dari Parlemen Inggris

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:38 WIB

AS Gempur Sasaran Militer Iran Pasca-Serangan Kapal Tanker

Berita Terbaru

Lompatan besar klon tempur EVE. Fenris Creations mematangkan aspek pergerakan karakter dan menguji sistem ekonomi orbit pada fase Operation Avalon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EVE Vanguard Hadirkan Formula Shooter Ekstraksi

Kamis, 9 Jul 2026 - 05:10 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB