KPK Buru Mafia Haji ke Arab Saudi, Kerugian Negara Capai Rp 1 Triliun

Senin, 10 November 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 makin panas. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buru dalang korupsi kuota haji tambahan 20 ribu jamaah ke Arab Saudi.

KPK berencana terbang langsung ke Arab Saudi untuk membongkar permainan busuk di balik pembagian tambahan kuota haji sebesar 20 ribu jamaah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan langkah itu dilakukan agar penyidik bisa menelusuri langsung kejanggalan pembagian kuota haji reguler dan khusus.

“Kami akan cek langsung ke lokasi untuk memastikan ketersediaan tempat, akomodasi, dan pembagian kuota tambahan tersebut,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025).

KPK Akan Periksa Lokasi di Arab Saudi

Menurut Asep, tim penyidik akan memverifikasi langsung data teknis, termasuk kapasitas tenda, akomodasi, serta ketersediaan area wukuf di Arafah dan Mina.

Ia menegaskan, tambahan kuota sebanyak 20 ribu jamaah harus diverifikasi secara nyata agar tak ada penyalahgunaan atau jual-beli jatah haji.

Baca Juga :  Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan

Tambahan kuota itu 10 ribu untuk haji reguler dan 10 ribu untuk haji khusus. Kami akan pastikan pembagian itu sesuai aturan dan fasilitasnya memadai,” tegas Asep.

Dugaan Uang Pelicin dan Permainan Kuota

KPK juga tengah menelusuri dugaan adanya tarif khusus dan uang pelicin yang dikumpulkan dari sejumlah biro travel haji.

Asep menyebut, tim menemukan indikasi pengaturan lokasi penginapan berdasarkan jarak dari Masjidil Haram hingga Arafah yang berdampak pada besaran biaya jamaah.

Semakin dekat ke lokasi ibadah, tarifnya makin tinggi. Kami mendalami apakah ada pihak tertentu yang mengambil keuntungan dari situ,” jelasnya.

Kerugian Negara Capai Rp 1 Triliun

Kasus korupsi kuota haji ini bermula dari tambahan kuota 20 ribu jamaah yang diberikan Arab Saudi kepada Indonesia.

Namun, pembagiannya diduga menyalahi aturan karena kuota haji khusus semestinya hanya 8 persen dari total kuota nasional.

Baca Juga :  KPK Fasilitasi Ibadah Natal 2025 untuk 12 Tahanan Korupsi di Rutan Gedung Merah Putih

KPK menduga ada kongkalikong antara oknum Kemenag dan biro travel haji dalam pembagian jatah tersebut.

Bahkan, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 1 triliun.

KPK telah menyita uang miliaran rupiah, rumah, dan mobil mewah yang diduga berasal dari hasil tindak korupsi kuota haji.

Sebagian uang itu diketahui merupakan pengembalian dana dari pihak biro travel yang sebelumnya diminta membayarbiaya percepatan”.

KPK juga sudah memeriksa 300 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dari total 400 yang terdaftar.

Sudah sekitar 70 persen PIHK memberikan keterangan. Kami terus kejar pihak yang belum kooperatif,” ungkap Asep.

KPK menegaskan akan menuntaskan penyelidikan kasus ini hingga ke akar-akarnya.

Jika terbukti, pejabat Kemenag dan pihak swasta yang terlibat akan segera ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami tidak ingin ibadah haji yang suci dikotori praktik korupsi. Negara harus hadir untuk melindungi jamaah,” tegas Asep menutup pernyataan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Besar Polri Juli 2026: Kapolri Rotasi 146 Perwira, Banyak Kapolres dan Pati Berganti
Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan
Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas
Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang
Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:09 WIB

Mutasi Besar Polri Juli 2026: Kapolri Rotasi 146 Perwira, Banyak Kapolres dan Pati Berganti

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:38 WIB

Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Berita Terbaru

Tragedi kematian massal satwa liar. Otoritas Kenya mencurigai racun sianida pada buah tomat di perbatasan Taman Nasional Amboseli sebagai pemicu kematian 15 gajah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:14 WIB

Langkah taktis raksasa semikonduktor. Intel mengonfirmasi kembalinya fitur Hyper-Threading mulai prosesor server Xeon 8 Coral Rapids. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Intel Resmi Menghidupkan Kembali Teknologi Hyper-Threading

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:00 WIB

Kartu grafis termahal buatan ASUS. ROG Astral GeForce RTX 5090 Edition 20 mengusung layar AMOLED melengkung, pendingin quad-fan, dan sentuhan warna emas. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Resmi Meluncurkan ROG Astral RTX 5090 Edition 20

Jumat, 31 Jul 2026 - 14:00 WIB