Hansip Ditembak Mati Saat Gagalkan Aksi Curanmor di Cakung, Pelaku Langsung Kabur

Sabtu, 8 November 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Penembakan. (Ist)

Ilustrasi - Penembakan. (Ist)

CAKUNG, POSNEWS.CO.ID —Masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas dini hari. Di Jakarta Timur aksikejahatan semakin brutal dansadis. 

Seorang penjaga keamanan lingkungan atau Hansip tewas ditembak saat menggagalkan aksi pencurian motor di wilayah Cakung, Sabtu (8/11/2025) dini hari.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak korban mencoba menghentikan dua pelaku curanmor yang tengah beraksi. Namun, upaya heroiknya justru berujung maut.

Korban sempat adu mulut dengan para pelaku sebelum salah satu dari mereka menodongkan pistol dan melepaskan beberapa tembakan. Peluru panas menembus tubuh korban hingga tersungkur bersimbah darah.

Baca Juga :  Insider Trading Digulung Polisi, Direksi dan Pemegang Saham Minna Padi Dijerat

Setelah beraksi, kedua pelaku langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Warga yang mendengar suara tembakan pun panik dan berhamburan keluar rumah.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertofan, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut korban meninggal dunia akibat luka tembak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benar, korban meninggal dunia. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan dan pelaku sedang kami kejar,” tegas Dicky, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga :  China Kecam Keras: Tuntut Pembebasan Segera Maduro

Dicky menambahkan, berdasarkan keterangan awal, korban merupakan Hansip yang berusaha menggagalkan pencurian motor di lingkungan tempatnya bertugas.

Polisi kini tengah memburu para pelaku yang diduga membawa senjata api rakitan.

Informasi sementara, korban menegur pelaku curanmor, lalu ditembak. Tapi semua masih kami dalami. Pelaku masih dalam pengejaran,” ungkapnya.

Aksi brutal ini menambah daftar panjang kejahatan jalanan bersenjata di Jakarta Timur. Polisi mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor bila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB