Bibit Siklon Tropis 97S Menguat Cepat, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Indonesia Timur

Rabu, 19 November 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar pergerakan awan tebal dan sirkulasi 97S berdasarkan pemantauan BMKG. (Posnews/BMKG)

Gambar pergerakan awan tebal dan sirkulasi 97S berdasarkan pemantauan BMKG. (Posnews/BMKG)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan peringatan dini setelah Bibit Siklon 97S dilaporkan menguat terutama di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memicu cuaca ekstrem di sebagian wilayah Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sistem cuaca di Laut Timor selatan Kepulauan Babar–Tanimbar berpeluang tinggi berkembang menjadi siklon tropis dalam 24–72 jam. BMKG juga meminta masyarakat, khususnya di Indonesia timur, meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan 97S dan rutin memperbarui informasi resmi bagi masyarakat.

“BMKG memantau perkembangan 97S setiap saat. Masyarakat tidak perlu cemas, kuncinya tetap waspada dan mengikuti arahan petugas,” ujarnya, Rabu (18/11/2025).

Baca Juga :  Kebakaran Apartemen di Kapuk Cengkareng Diduga Akibat Kebocoran Gas, Satu Penghuni Luka

Struktur 97S Mengeras, Pusat Siklon Kian Jelas

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan 97S kini berada di sekitar 10.0°LS 130.6°BT. Struktur sirkulasinya semakin tertutup dengan area berawan yang meluas dan mendominasi setengah lingkaran di sekitar pusat sistem.

Ia menegaskan kondisi atmosfer sangat mendukung penguatan siklon, mulai dari suhu muka laut hangat 28–30°C hingga aktivitas MJO yang memicu awan hujan masif.

BMKG memprediksi 97S akan menjadi siklon tropis pada Kamis dini hari di 9.1°LS 132.5°BT, dengan angin yang dapat menguat hingga 50 knot.

Baca Juga :  Bagaimana Gawai Mengawasi Setiap Gerak-Gerik Kita

Pergerakannya diperkirakan bergerak ke timur–timur laut, lalu berbelok ke tenggara dalam 72 jam.

Dampak Cuaca: Maluku & NTT Siaga

Dalam 24 jam ke depan, 97S berpotensi memicu:

  • Hujan sangat lebat & angin kencang di Maluku
  • Hujan sedang–lebat di NTT
  • Gelombang tinggi 2.5–4 meter di Laut Arafura barat–tengah
  • Gelombang sedang 1.25–2.5 meter di Samudra Hindia selatan NTT, Laut Sawu, Perairan Leti–Tanimbar, dan Laut Banda

Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir pesisir, gangguan transportasi laut, dan kerusakan infrastruktur.

“TCWC Jakarta melakukan pemantauan intensif 24 jam. Masyarakat wajib mengakses informasi resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok
Bromo Kembali Membara, Api Meluas hingga Jemplang dan Wisata Ditutup Total
Pesta Ultah Berubah Jadi Penangkapan, Wanita di Gowa Diduga Gelapkan 21 Mobil

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Minggu, 13 September 2026 - 20:59 WIB

Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari

Minggu, 13 September 2026 - 12:59 WIB

Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal

Berita Terbaru