Pengamen Ukulele Dibacok Trio Ondel-Ondel, Polisi Ungkap Motifnya

Kamis, 20 November 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban pengamen ukulele keluar dari toko dengan tangan terluka setelah dikejar tiga pelaku bersenjata tajam. (Posnews/ISt)

Korban pengamen ukulele keluar dari toko dengan tangan terluka setelah dikejar tiga pelaku bersenjata tajam. (Posnews/ISt)

KOJA, POSNEWS.CO.ID Kawasan Koja geger setelah tiga pengamen ondel-ondel membacok seorang pengamen ukulele yang dianggap menghalangi rezeki mereka.

Insiden brutal itu memuncak hanya karena korban menghadang langkah mereka saat mengamen. Warga yang ada di lokasi sempat panik dengan kelakuan mereka yang bertikai.

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto menjelaskan para pelaku naik pitam ketika korban menyetop mereka yang lebih dulu mangkal.

“Sedang ngamen, eh dicegat pengamen ukulele,” ujar Andry, Kamis (20/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keributan kecil langsung membesar. Tiga pelaku menyambar celurit, badik, dan belati. Warga kocar-kacir berlarian. Korban kabur masuk ke toko minuman untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Tragedi di Abyei: Drone Hantam Markas PBB, 6 Penjaga Perdamaian Bangladesh Tewas

Keributan meluas sampai dalam toko. Belum ada laporan resmi,” tambah Andry.

Saat itu pula, jeritan warga pecah ketika para pelaku memburu korban sambil mengayunkan senjata. Alhasil, situasi makin panas, bahkan jalanan macet karena warga berkerumun.

Video Meledak di Medsos, Polisi Bergerak Cepat

Aksi sadis di Jalan Semangka, Lagoa, Rabu (19/11) malam langsung viral. Polisi bergerak cepat, memeriksa video, dan mengidentifikasi wajah para pelaku.

Tak butuh lama, polisi menangkap tiga remaja itu saat mereka nongkrong santai di Lorong 4 Y.

Baca Juga :  Ustaz Palsu Perkosa Anak Angkat dan Keponakan, Terancam 15 Tahun Penjara

“Kami buru, dan ketiganya kami amankan,” terang Andry.

Dalam video, korban terlihat keluar sempoyongan dari toko dengan tangan berlumuran darah. Sementara itu, pemilik toko menurunkan rolling door karena takut keributan terulang.

Tiga pelaku—LP (16), AI (17), dan RA (17)—dibekuk tanpa perlawanan. Polisi juga menyita celurit, badik, dan belati yang dipakai dalam serangan itu.

Mereka pengamen ondel-ondel. Korban pengamen ukulele,” jelas Andry.

Polisi telah memeriksa saksi dan menggiring para pelaku ke Mapolsek Koja untuk proses hukum lebih lanjut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Genset Masjid di Tanah Datar, 2 Remaja Meninggal Keracunan CO
Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi
BMKG Ungkap Super El Nino 2026 Picu Kemarau Panjang di Indonesia
Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026
Viral Keributan di Jaklingko, Polisi Ungkap Pelaku Pernah Dirawat di RSJ
Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Berkedok Kencan di Tangerang
Wanita Ditemukan Tewas di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Polisi Ungkap Dugaan Curas
Satgas Patroli Humanis di Puncak Jaya, Pedagang dan Tukang Ojek Merasa Lebih Aman

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:47 WIB

Tragedi Genset Masjid di Tanah Datar, 2 Remaja Meninggal Keracunan CO

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:06 WIB

BMKG Ungkap Super El Nino 2026 Picu Kemarau Panjang di Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:54 WIB

Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:50 WIB

Viral Keributan di Jaklingko, Polisi Ungkap Pelaku Pernah Dirawat di RSJ

Berita Terbaru

Abdul Mu’ti Pastikan Guru Non-ASN Tidak Dilarang Mengajar. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:54 WIB