Tiga Guru Inspiratif Terima Penghargaan dari Presiden Prabowo di Hari Guru Nasional 2025

Sabtu, 29 November 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga guru berprestasi menerima anugerah dari Presiden Prabowo pada peringatan Hari Guru Nasional 2025. (red)

Tiga guru berprestasi menerima anugerah dari Presiden Prabowo pada peringatan Hari Guru Nasional 2025. (red)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Apresiasi Presiden Prabowo Subianto dengan menyerahkan penghargaan kepada tiga guru berprestasi pada puncak Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, GBK Jakarta.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa pendidikan Indonesia tidak akan maju tanpa guru yang berdedikasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Presiden menekankan bahwa guru adalah β€œtonggak paling penting dalam pembangunan bangsa”.

Tiga Guru Berprestasi Dapat Penghargaan Negara

Penghargaan diberikan kepada:

  • Umi Salamah, Kepala PKPM Banyumas – membuka rumahnya sebagai tempat belajar bagi anak yang tidak bisa sekolah formal.
  • Koko Triantoro, Kepala SDN Embacang Lama, Sumsel – lebih dari 10 tahun mengajar di wilayah 3T.
  • Syifa Urrachman, guru SLBN Banda Aceh – guru muda difabel netra yang menciptakan komputer bicara (kompira) untuk membantu pelajar tunanetra.
Baca Juga :  Evakuasi TNI-Polri di Yalimo Papua, 6 Personel Diselamatkan, 3 Luka Berat dan Warga Terbakar

Ketiganya dinilai konsisten menunjukkan komitmen, inovasi, dan kontribusi transformatif bagi pendidikan nasional.

Prabowo: Anggaran Pendidikan Harus Tepat Sasaran

Selanjutnya, Prabowo menegaskan pemerintah terus memperkuat kualitas pendidikan melalui:

  • Investasi sarana belajar
  • Digitalisasi sekolah
  • Perbaikan fasilitas pendidikan

Ia mengingatkan bahwa anggaran pendidikan β€” porsi terbesar APBN β€” wajib tepat sasaran dan bebas penyelewengan.

β€œTahun ini kita baru memperbaiki 16 ribu sekolah. Tahun depan targetnya 60 ribu. Semua harus sampai kepada siswa, guru, dan sekolah,” tegasnya.

Baca Juga :  Pascabencana Sumatra, Pemerintah Tuntaskan 1.000 Rumah dan Targetkan 15.000 Hunian

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, melaporkan kebijakan pendidikan berjalan sesuai arahan Presiden, termasuk:

  • Kenaikan tunjangan guru non-ASN
  • Perluasan akses PPG
  • Program RPL bagi puluhan ribu guru untuk melanjutkan studi S1

Tahun ini, 12.500 guru mendapat kesempatan kuliah S1. Selain itu, pada 2026 jumlahnya ditargetkan melonjak menjadi 150 ribu.

Ia juga menegaskan distribusi layar interaktif dan revitalisasi digital telah menjangkau 16.175 satuan pendidikan.

Penyerahan penghargaan kepada tiga guru berprestasi menjadi puncak acara, sekaligus bukti komitmen negara mengangkat martabat pendidik sebagai pilar utama Indonesia Emas 2045. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gratis Masuk Ancol 10 Juli 2026, Catat Syarat dan Cara Reservasinya
Rasa Karya Seni: Corsair Resmi Rilis SHUGO DDR5
Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026, Pelanggar Pelat Nomor Jadi Target
Mengapa Komputasi Ini Bisa Mengubah Segalanya?
Lonjakan Harga Dunia Picu Kerusakan Hutan dan Krisis Merkuri
Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk
Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih
Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:50 WIB

Gratis Masuk Ancol 10 Juli 2026, Catat Syarat dan Cara Reservasinya

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:13 WIB

Rasa Karya Seni: Corsair Resmi Rilis SHUGO DDR5

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:27 WIB

Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026, Pelanggar Pelat Nomor Jadi Target

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:37 WIB

Mengapa Komputasi Ini Bisa Mengubah Segalanya?

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:58 WIB

Lonjakan Harga Dunia Picu Kerusakan Hutan dan Krisis Merkuri

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB