KPK Periksa Mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil Hari Ini, Kasus Dugaan Korupsi Iklan BJB

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten (BJB) terus bergulir. 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (2/12/2025) akan memeriksa mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK).

RK akan diperiksa terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di PT BJB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi, “Benar, penyidik menjadwalkan pemanggilan saudara RK hari ini.

Pemeriksaan dilakukan dalam kapasitasnya saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Kami yakin Pak RK akan hadir sesuai jadwal.”

Baca Juga :  Sidak Bapokting di Jakarta Timur, Stok Aman tapi Cabai Masih Rp110 Ribu

Kasus ini sebelumnya telah menjerat lima tersangka. Plh Direktur Penyidikan KPK, Budi Sokmo Wibowo, menyebutkan lima tersangka tersebut, yakni:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR), pimpinan Divisi Corporate Secretary BJB Widi Hartoto (WH), serta tiga pihak swasta Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Suhendrik (S), dan Sophan Jaya Kusuma (SJK).

Baca Juga :  Gunakan Jet Milik OSO, Menag Nasaruddin Umar Serahkan Laporan ke KPK

“Pada 27 Februari 2025, KPK menerbitkan lima Surat Perintah Penyidikan terhadap YR, WH, IAD, S, dan SJK,” jelas Budi.

Pengumuman resmi penetapan tersangka dilakukan pada Kamis, 13 Maret 2025, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Pemeriksaan terhadap RK menjadi langkah penting KPK untuk menelusuri dugaan keterlibatan mantan pejabat publik dalam pengadaan iklan di Bank BJB. KPK menegaskan proses hukum akan berjalan transparan dan profesional. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral
Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni
Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan
Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026
Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng
Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31 WIB

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:44 WIB

Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:30 WIB

Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:28 WIB

Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru