Cuaca Jabodetabek 3 Desember 2025, BMKG: Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir

Rabu, 3 Desember 2025 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, warga Jakarta menggunakan payung saat hujan mengguyur Ibu Kota.
(Posnews/(iSock)

Ilustrasi, warga Jakarta menggunakan payung saat hujan mengguyur Ibu Kota. (Posnews/(iSock)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) berpotensi diguyur hujan pada Rabu, 3 Desember 2025.

Intensitas hujan diperkirakan bervariasi dari ringan hingga lebat disertai potensi petir dan angin kencang. Karena itu warga diminta tetap waspada.

Hujan dari pagi sampai malam

BMKG memperkirakan, cuaca di Jabodetabek untuk hari ini akan cenderung hujan, terutama pada siang hingga malam hari.

Jakarta (DKI & Kepulauan Seribu): Pagi hari diperkirakan cerah berawan sampai berawan. Namun memasuki siang dan sore, potensi hujan ringan hingga sedang memuncak dengan kemungkinan hujan lebat disertai petir di malam hari.

Bogor (kota & kabupaten): Siang dan malam diprediksi hujan sedang hingga lebat. Kawasan dataran tinggi seperti Puncak berpeluang hujan disertai petir dan angin kencang.

Baca Juga :  WN Malaysia Tertangkap Bawa 60 Kg Sabu, Upah Rp 80 Juta

Depok: Cuaca diperkirakan seperti di Jakarta hujan ringan sampai sedang di siang hari, dengan kemungkinan hujan lokal atau menebalnya awan di malam hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tangerang & Tangerang Selatan: Pagi hari berawan, hujan ringan diprediksi muncul di siang hari. Pada sore sampai malam, hujan sedang memungkinkan terutama di wilayah selatan Tangerang.

Bekasi (kota & kabupaten): Berada dalam zona waspada hujan ringan sampai sedang diprediksi mengguyur di siang-sore. Kondisi ini bisa berlangsung hingga malam.

Secara umum, BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, petir, dan angin kencang di sebagian kawasan Jabodetabek. Warga diminta waspada terhadap kemungkinan genangan, banjir lokal, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas akibat cuaca mendadak.

Baca Juga :  Opik Tewas Kesetrum di Dekat Mie Gacoan Sunter, Ledakan Bikin Warga Panik

Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

BMKG menjelaskan bahwa pertumbuhan awan hujan yang pesat dipicu oleh perubahan pola angin serta aktivitas atmosfer (termasuk konvergensi udara dan kelembapan tinggi) kondisi yang memperbesar peluang hujan lebat, petir, dan angin kencang di wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek.

Fenomena ini diperkuat oleh kondisi awal musim hujan di sebagian besar wilayah barat Indonesia, termasuk Jabodetabek, yang diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir tahun.

Pantau terus informasi cuaca terbaru dari kanal resmi BMKG (website, aplikasi, atau media sosial @infobmkg) untuk antisipasi dini.

Dengan kondisi cuaca yang diprediksi berubah sewaktu-waktu, kewaspadaan menjadi kata kunci. Apapun aktivitas Anda dari bepergian, bekerja, hingga urusan harian pastikan selalu memantau update cuaca, terutama pada Rabu, 3 Desember 2025. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB