Kebakaran Pabrik Kulit Lumpia di Cipayung, 5 Pekerja Luka Akibat Lelehan Plastik Panas

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Kebakaran. (Ist)

Ilustrasi, Kebakaran. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Api kembali mengamuk. Kali ini kepanikan pecah di pabrik rumahan kulit lumpia di Cipayung, Jakarta Timur, setelah api tiba-tiba berkobar dan melahap area dapur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebakaran itu memicu suasana mengerikan ketika plafon berlapis jaring plastik meleleh dan menetes ke tubuh para pekerja.

Peristiwa terjadi pada Selasa (2/12/2025) pukul 09.35 WIB. Kejadian bermula saat Sidik, salah satu karyawan, memasang tabung gas baru untuk kompor produksi.

Namun, pipa tabung mendadak bocor, lalu gas yang menyembur langsung menyambar api dari kompor lain yang sedang menyala. Dalam hitungan detik, api membakar plafon dan memicu kepanikan besar.

Baca Juga :  Kunjungan Trump ke Beijing: Diplomasi Dagang di Tengah Pukulan Hukum Mahkamah Agung

Akibatnya, lelehan plastik panas jatuh mengenai beberapa pekerja hingga membuat mereka berlarian sambil menjerit kesakitan.

Lima pekerja mengalami luka lepuh, yaitu:

  • Yanah – luka lepuh ringan di telapak kaki
  • Endah – luka lepuh ringan di telapak kaki
  • Yanti – luka lepuh pada kaki dan tangan
  • Sidik – luka lepuh pada kaki dan tangan
  • Dwi Okta Yusuf – ikut menjadi korban terdampak

Meski begitu, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga :  Meski Dana Transfer Pusat Dipotong, KJP dan KJMU di Jakarta Tetap Berlanjut

Mendengar teriakan β€œkebakaran”, pemilik pabrik langsung mengambil APAR dan menyemprot titik api. Alhasil, tindakan cepat ini berhasil menahan kobaran agar tidak menjalar lebih luas.

Pada pukul 09.40 WIB, petugas memastikan api padam sepenuhnya.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 1 juta, sementara seluruh korban luka mendapat penanganan awal menggunakan salep Bioplacenton.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Cipayung dan kini ditangani aparat setempat.

Insiden ini kembali menegaskan pentingnya pemeriksaan rutin instalasi kompor, selang, dan tabung gas untuk mencegah kebakaran di rumah produksi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap
Tawuran di Duren Sawit Digagalkan, 6 Pemuda dan 4 Sajam Disita Polisi
3 Tersangka Pengeroyokan Bambang Setiawan Ditangkap di Bogor

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 15:40 WIB

Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 16:01 WIB

Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB