BNPB Umumkan Data Terbaru 961 Tewas, 293 Hilang Akibat Bencana di Sumatera

Senin, 8 Desember 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan BNPB dan Basarnas mengevakuasi korban serta membantu pengungsi pascabencana di wilayah Sumatera.
(Posnews/Ist)

Petugas gabungan BNPB dan Basarnas mengevakuasi korban serta membantu pengungsi pascabencana di wilayah Sumatera. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan data terbaru korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Per Senin (8/12/2025) pukul 16.00 WIB, 961 orang meninggal dunia dan 293 warga masih hilang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Data BNPB Abdul Muhari melaporkan tim gabungan yang dipimpin Basarnas menemukan 40 jenazah tambahan di Aceh, sehingga total menjadi 389 korban tewas.

Di Sumatera Utara, korban meninggal bertambah 9 orang, sehingga total mencapai 338 jiwa. Sementara di Sumatera Barat ditemukan 8 jasad baru, sehingga jumlah korban meningkat menjadi 234 jiwa.

Baca Juga :  Ledakan Sadis Gegerkan Masjid SMAN 72 Jakarta Saat Salat Jumat, 8 Orang Terluka

Aam menegaskan angka korban hilang turun dari 392 menjadi 293 orang setelah proses verifikasi terbaru.

“Tim gabungan terus menyisir titik bencana seoptimal mungkin agar jumlah korban hilang bisa ditekan,” ujarnya.

Identifikasi Terkendala Struktur Tubuh Korban Rusak

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengungkapkan kendala besar dalam identifikasi korban. Banyak jenazah ditemukan dalam kondisi struktur tubuh berubah akibat tertimbun lumpur lebih dari 10 hari.

Tidak semua korban bisa langsung diidentifikasi. Kami serahkan ke DVI Polri untuk pemeriksaan lanjutan,” tegas Syafii dalam RDP bersama Komisi V DPR.

Baca Juga :  Trump Optimis Deal Tercapai, Putin Siap Perang Sampai Akhir

Lumpur Mengeras Hambat Evakuasi Korban

Selain itu, tim gabungan kesulitan mengevakuasi korban karena lumpur mengeras, membuat pencarian lebih berat.

Syafii menyebut pihaknya sudah mengerahkan anjing pelacak K9 dan tetap berkoordinasi dengan TNI–Polri. Namun, dua anjing pelacak ikut menjadi korban akibat dehidrasi di lokasi bencana.

Cuaca panas beberapa hari terakhir membuat dua satwa K9 gugur saat operasi,” ungkapnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru
Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB