Rapat Panas PBNU Hari Ini, Syuriyah Bahas Pj Ketum, Gus Yahya Tolak Mundur

Selasa, 9 Desember 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lambang Nahdlatul Ulama (NU). (Posnews/Ist)

Lambang Nahdlatul Ulama (NU). (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perseteruan di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus berlangsung. Hari ini, Syuriyah PBNU akan menggelar rapat pleno panas di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).

Rapat tersebut untuk memutuskan Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU setelah isu internal mengguncang organisasiPertemuan ini membahas dua agenda inti, yakni laporan hasil Rapat Harian Syuriyah dan penetapan Pj Ketum PBNU.

Katib Syuriyah PBNU, KH Sarmidi Husna, membenarkan agenda tersebut. Namun ia menegaskan bahwa figur calon Pj Ketum belum mengerucut. “Belum tahu, tunggu hasilnya,” ujarnya.

Di tengah dinamika itu, Gus Yahya kembali menegaskan tidak akan mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU. Pernyataan ini ia sampaikan usai beredarnya risalah Syuriyah yang meminta dirinya lengser.

Baca Juga :  Gedung di Cempaka Baru Terbakar, 7 Tewas dan Diduga Masih Ada Korban

Ia menegaskan, mandat Muktamar NU yang menugasinya lima tahun akan ia jalani hingga tuntas. “Insya Allah saya sanggup,” tegasnya.

20 Banom PBNU Bersatu: Serukan Kepatuhan Jam’iyah

Di sisi lain, 20 Lembaga dan Banom PBNU mengeluarkan pernyataan sikap bersama usai dinamika yang muncul dari pertemuan sesepuh NU di Ponpes Tebuireng, Jombang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menyerukan:

  • Taat kepada AD/ART PBNU,
  • Mengikuti fatwa masyayikh,
  • Menjaga keutuhan jam’iyah,
  • Menolak potensi dualisme,
Baca Juga :  Mahasiswi Unram Tewas di Pantai Nipah, Motif Menolak Hubungan Intim

Mendorong musyawarah yang sejuk dan bermartabat.

Para pimpinan Banom juga meminta seluruh pihak tetap bekerja profesional dan berdoa agar PBNU terhindar dari fitnah.

Pernyataan ini menegaskan soliditas Banom PBNU di tengah isu memanasnya dinamika organisasi.

Daftar 20 Lembaga dan Banom PBNU yang Mengeluarkan Sikap

Lembaga Ma’arif NU, RMI, LPNU, LKKNU, Lakpesdam, LPBH, Lesbumi, Lazisnu, LWPNU, LTN PBNU, LPBI, PMII, IPNU, JQH NU, ISNU, Sarbumusi, Pagar Nusa, Serikat Nelayan NU, Badan Halal NU, dan LPP NU. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial
Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu
Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda
Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni
Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat
‘Bang Jago’ Palak Pengendara di Tanah Abang, Rampas Kartu E-Toll, 2 Pelaku Dibekuk Polisi

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:10 WIB

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:05 WIB

Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:09 WIB

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:48 WIB

Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:31 WIB

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Berita Terbaru

Menembus batas identitas tunggal. Konsep interseksionalitas membuktikan bahwa perjuangan perempuan tidak bisa menggunakan pendekatan 'satu ukuran untuk semua' guna menghapus penindasan yang berlapis. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:10 WIB