Pemprov DKI Buka Rekrutmen 1.000 Petugas Damkar, Pendaftaran Mulai 12 Agustus

Jumat, 8 Agustus 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov DKI Jakarta membuka rekrutmen 1.000 petugas Damkar dengan pendaftaran online mulai 12 hingga 14 Agustus 2025. (Dok-Istimewa)

Pemprov DKI Jakarta membuka rekrutmen 1.000 petugas Damkar dengan pendaftaran online mulai 12 hingga 14 Agustus 2025. (Dok-Istimewa)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID Pemprov DKI Jakarta membuka rekrutmen 1.000 petugas baru Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar). Pendaftaran dimulai Selasa (12/8/2025) hingga Kamis (14/8/2025) secara online di lima wilayah kota.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan kuota petugas Damkar terbagi untuk Jakarta Barat 202 orang, Jakarta Pusat 187, Jakarta Selatan 211, Jakarta Timur 219, dan Jakarta Utara 181 orang. Sedangkan untuk Pulau Seribu masih dalam koordinasi khusus.

Pendaftaran Damkar dimulai Selasa depan, selama tiga hari yakni Selasa-Rabu-Kamis,” jelas Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Baca Juga :  Ranking FIFA Indonesia Turun Kalah dari Irak, Peluang Lolos Piala Dunia 2026 Pupus

Pramono menegaskan rekrutmen mengacu pada Permendagri Nomor 16 Tahun 2009 dan peraturan gubernur yang berlaku. Pelamar harus lulusan minimal SLTA dengan tinggi badan minimal 165 cm. Tes fisik akan dilakukan bersama Pangdam Jaya.

“Kami butuh Damkar yang benar-benar siap bekerja dengan baik,” tegas Pramono.

Meski kebutuhan ideal petugas Damkar di Jakarta mencapai 11 ribu orang, keterbatasan anggaran membuat Pemprov hanya membuka kuota 1.000 petugas tahun ini.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 14-16 Januari, Tetap Waspada Hujan Ringan hingga Sedang

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sesuaikan dengan kemampuan APBD. Bisa merekrut seribu orang sudah luar biasa,” ucapnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Rekrutmen terbuka untuk semua pelamar. Namun, jika nilai seleksi sama, prioritas diberikan kepada warga Jakarta.

“Saya minta seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan,” tambahnya.

Pendaftaran dilakukan secara daring sesuai wilayah masing-masing. Masyarakat yang berminat diimbau segera mendaftar karena waktu pendaftaran hanya tiga hari. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?
Bagaimana Teknologi 2026 Mendeteksi Kehidupan di Luar Tata Surya?
Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak
Mengapa Kita Bermimpi? Menelisik Sains di Balik Aktivitas Bawah Sadar
Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei
Apakah Energi Bersih Akhirnya Menjadi Kenyataan?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:23 WIB

Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:07 WIB

Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB

Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:33 WIB

Bagaimana Teknologi 2026 Mendeteksi Kehidupan di Luar Tata Surya?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:27 WIB

Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misteri centenarian. Ilmu pengetahuan modern mengungkap bahwa rahasia hidup hingga usia 100 tahun bukan sekadar keberuntungan genetik, melainkan hasil sinergi antara lingkungan sosial, nutrisi, dan kesehatan telomer sel. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:23 WIB


Berpacu dengan pemanasan global. Saat krisis iklim mengubah habitat dunia secara drastis, para ilmuwan meneliti sejauh mana kemampuan genetik makhluk hidup untuk beradaptasi secara cepat guna menghindari ancaman kepunahan massal. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:07 WIB

Ilustrasi, Lompatan besar abad ke-21. Teknologi mRNA telah bertransformasi dari solusi pandemi menjadi platform pengobatan canggih yang mampu memprogram ulang sistem imun manusia untuk melawan kanker dan memperbaiki kerusakan genetik dari dalam. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB

Sistem daur ulang internal. Ilmu pengetahuan modern mengungkap bahwa tubuh manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk

KESEHATAN

Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:27 WIB