Banjir Bandang Sumatera 2025, Korban Tewas 1.003 Jiwa – Prabowo Kembali ke Lokasi Bencana

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNPB menyalurkan bantuan logistik kepada pengungsi korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatera, Sabtu (24/1/2026).
(Posnews/Ist)

Petugas BNPB menyalurkan bantuan logistik kepada pengungsi korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatera, Sabtu (24/1/2026). (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (sumbar) memakan banyak korban jiwa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Sabtu (13/12/2025) pukul 15.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.003 jiwa.

Menurut data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera 2025 dari Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB), Kabupaten Agam, Aceh menjadi daerah terdampak paling parah dengan 184 korban meninggal dunia.

Selain itu, 218 warga hilang dan 5.400 orang luka-luka akibat bencana.

Baca Juga :  4.592 Personel Gabungan Siaga, Polda Metro Jaya Jaga Jakarta di Malam Tahun Baru 2026

Tidak hanya korban jiwa, bencana ini juga merusak berbagai fasilitas publik. Data Pusdatin BNPB menunjukkan, 1.200 fasilitas umum rusak, termasuk 581 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, 219 fasilitas kesehatan, 290 kantor, dan 145 jembatan mengalami kerusakan parah.

β€œRekapitulasi terdampak bencana terakhir diperbarui pada 14 Desember 2025,” tulis data resmi BNPB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prabowo Subianto Turun Tangan

Pada Jumat (12/12/2025), Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi bencana di Aceh Tamiang, Takengon, dan Bener Meriah.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Rp 5,94 Miliar di Kementan, Mantan Direktur Pembiayaan Jadi Tersangka

Dalam kunjungannya, Prabowo menegaskan pemerintah bekerja keras menangani bencana dan mengawal pemulihan pascabencana.

β€œSaya minta maaf jika ada hal yang belum tertangani. Kami bekerja keras menghadapi kondisi di lapangan yang sulit. Semoga masyarakat cepat pulih dan kembali normal,” ujar Prabowo.

Presiden juga menegaskan pemulihan pendidikan menjadi prioritas. β€œAnak-anak harus tetap semangat. Kami bergerak cepat supaya mereka bisa segera kembali bersekolah,” tambahnya.

Dengan begitu, pemerintah berkomitmen mengevakuasi korban, memperbaiki fasilitas rusak, dan memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat dan terkoordinasi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral
Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni
Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan
Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026
Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng
Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31 WIB

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:44 WIB

Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:30 WIB

Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:28 WIB

Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru