Ricuh Kalibata, Tarik Paksa Motor Picu 2 Tewas – Gelombang Dukungan Netizen Buat 6 Polisi

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbincangan netizen soal dukungan kepada enam polisi di Kalibata viral di media sosial. (Posnews/Ist)

Perbincangan netizen soal dukungan kepada enam polisi di Kalibata viral di media sosial. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menjadi pelajaran bagi semua pihak. Penarikan kendaraan tanpa aturan hukum memicu petaka. Kericuhan di Kalibata, Jakarta Selatan, membuktikannya.

Awalnya, oknum menarik paksa sepeda motor di jalan. Akibatnya, bentrokan pecah, pengeroyokan terjadi, dua orang tewas, dan kerusuhan massal meledak.

Lebih lanjut, praktik penarikan paksa oleh debt collector/mata elang (DC/Matel) jelas melanggar hukum.

Meski debitur menunggak, eksekusi wajib mengikuti prosedur, bukan premanisme jalanan. Sebagai negara hukum, setiap pekerjaan harus humanis dan sesuai rel aturan.

Dampaknya, aparat menetapkan enam oknum polisi sebagai tersangka karena terlibat pengeroyokan. Sementara itu, polisi terus menyelidiki pelaku pengrusakan dan pembakaran kios, mobil, motor, serta fasilitas di lokasi kejadian.

Namun demikian, penetapan tersangka itu memicu gelombang dukungan besar dari netizen. Jutaan warganet membanjiri media sosial dan menilai keenam polisi mewakili jeritan korban perampasan kendaraan di jalan.

Sebaliknya, dua korban tewas justru menuai komentar pedas dari sebagian netizen.

Suara Netizen Menggema

TikTok @Ikenaimiati1: “Kali ini 6 polisi pahlawan.”

@boy.the.ripper: “Inilah 6 polisi yang masih punya harga diri.”

@iwan.rantau96: “Wajib diacungi jempol.”

@fahmi.rully: “Rakyat dukung dibebaskan dan bekerja lagi.”

@okep234: “Kapolri tolong ditinjau kembali, mereka pahlawan rakyat.”

@wijayarizki717: “Naikkan pangkat, pahlawan.”

Selain itu, di Instagram, Hamid Pande menulis, “Semoga dibebaskan.” Sementara Avin.Pratama.37 menyerukan dukungan agar keenam polisi tidak dipecat.

DC Tak Berhak Tarik Paksa di Jalan

Merujuk DJKN Kemenkeu, UU No. 42 Tahun 1999 mengatur penarikan jaminan fidusia. Sertifikat fidusia memang berkekuatan eksekutorial, namun pelaksanaannya tidak boleh sewenang-wenang.

Baca Juga :  1.833 Kasus Narkoba Dibongkar Polda Metro Jaya, 2.485 Tersangka Diringkus

Selanjutnya, Putusan MK No. 18/PUU-XVII/2019 menegaskan, debt collector hanya boleh mengeksekusi jika:

  • Membawa sertifikat fidusia dan surat tugas/kuasa,
  • Memiliki kartu profesi dan identitas resmi,
  • Melakukan eksekusi tanpa paksaan dan kekerasan.

Jika tetap terjadi penarikan paksa/ilegal, aparat dapat menjerat pelaku dengan Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 365 KUHP.

Desakan Publik

Akhirnya, netizen berharap tragedi Kalibata menjadi yang terakhir. Publik mendesak Polri mengonsolidasikan semua pihak agar tak ada lagi perampasan kendaraan di jalan yang memicu gesekan dan korban jiwa. (MR) 

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB