Mahfud MD dan Jimly Berpeluang Masuk Komite Reformasi Polri Bentukan Prabowo

Sabtu, 27 September 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Posnews/Humas)

Menteri Koordinator Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Posnews/Humas)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyebut dua nama besar berpeluang masuk dalam Komite Reformasi Polri.

Keduanya adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie.

Yusril menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyampaikan rencana pembentukan Komite Reformasi Polri. Dalam struktur tersebut, dirinya akan ikut terlibat bersama sejumlah pakar hukum tata negara.

“Beliau (Presiden Prabowo) bilang, ‘Prof nanti ada di situ dan akan diajak juga para pakar hukum Tata Negara’,” kata Yusril sikutip Sabtu (27/9/2025).

Menurut Yusril, daftar resmi anggota Komite Reformasi Polri akan diumumkan langsung oleh Presiden pada pertengahan Oktober 2025.

Saat ini, Prabowo tengah menjalani lawatan ke sejumlah negara.

Baca Juga :  Sakit Hati Diludahi, Penagih Utang Habisi Nyawa Pemuda Tangerang - Buang Jasad di Cikupa

“Sejumlah nama memang sudah digadang-gadang. Ada Pak Mahfud, ada juga Pak Jimly, dan beberapa tokoh lainnya,” jelasnya.

Meski demikian, Yusril belum membeberkan secara detail mengenai peran maupun posisi Mahfud MD dan Jimly di dalam komite tersebut.

Ia menegaskan, kepastian komposisi akan disampaikan Presiden setelah rangkaian kunjungan luar negeri selesai. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia
Rektor Unsoed Diciduk KPK, 14 Orang Diboyong Dugaan Korupsi Mahasiswa Baru
Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung . (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:57 WIB

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB