JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Cuaca Jabodetabek Sabtu, 20 Desember 2025, diprediksi labil dan cenderung ekstrem. Karena itu warga diminta tetap waspada.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan awan tebal mendominasi langit disertai potensi hujan di hampir seluruh wilayah sejak pagi hingga malam hari.
Selain itu, BMKG mewanti-wanti hujan sedang hingga lebat berpeluang mengguyur Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Bahkan, angin kencang berpotensi menyertai sistem cuaca tersebut, terutama pada rentang pagi hingga sore.
Sejak pagi, awan tebal langsung menutup langit Jabodetabek. Hujan ringan diperkirakan turun di banyak titik, sementara kilat dan petir berpotensi muncul secara lokal saat hujan berlangsung.
Tak berhenti di situ, hujan diprediksi berlanjut hingga siang hari. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas luar ruangan, khususnya di kawasan padat seperti Jakarta dan Depok.
Karena itu, BMKG mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap kemacetan, jalan licin, dan potensi genangan di titik rawan banjir seiring meningkatnya intensitas hujan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Intensitas Hujan Lebih Lepat
Memasuki siang hingga sore, peluang hujan masih terbuka lebar. Wilayah penyangga seperti Bogor dan Tangerang bahkan berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebih lebat akibat cuaca yang tidak stabil.
BMKG menjelaskan, pertumbuhan awan konvektif di atas Jabodetabek memicu hujan yang bisa turun secara tiba-tiba dan sporadis, bahkan hingga malam hari.
Di sisi lain, angin kencang turut menjadi ancaman, terutama bagi aktivitas luar ruang, pelaku perjalanan, serta pengendara roda dua.
Secara umum, massa udara basah masih mendominasi wilayah Jabodetabek. Meski ada jeda tanpa hujan di beberapa lokasi, cuaca basah tetap mendominasi sepanjang hari.
Akibatnya, suhu udara terasa lebih sejuk dibanding hari normal. Pagi hari berkisar 24–26 derajat Celsius, naik hingga sekitar 30 derajat Celsius pada siang hari, lalu kembali turun saat hujan mengguyur.
Sementara itu, kelembapan udara terpantau tinggi, khususnya usai hujan, sehingga udara terasa lembap dan pengap. Kondisi ini lazim terjadi saat puncak musim hujan.
Menjelang malam, hujan ringan masih berpotensi turun secara lokal. Warga yang beraktivitas hingga larut malam diminta tetap waspada terhadap jalan licin dan jarak pandang terbatas.
Penulis : Hadwan
Editor : Hadwan


















