Ayah Tiri Pembunuhan Alvaro, Polisi Ungkap Cara AI Bunuh Diri di Ruang Konseling

Senin, 24 November 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan panjang kasus penculikan dan pembunuhan bocah Alvaro Kiano Nugroho akhirnya terkuak dengan mengerikan.

Polisi memastikan pelaku utamanya adalah ayah tirinya sendiri, Alex Iskandar alias AI. Namun AI keburu mengakhiri hidupnya di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto, mengungkap kronologi tewasnya AI. Menurutnya, pelaku berpura-pura buang air di celana untuk meminta izin ke toilet.

Sekitar pukul 06.00 WIB, tersangka izin ke toilet dengan alasan celana pendeknya kotor. Celana itu memang diberikan penyidik karena tersangka tak boleh memakai celana panjang,” ujar Bhudi, Senin (24/11/2025).

Modus Minta Ganti Celana Berujung Bunuh Diri

Baca Juga :  KPK OTT Wamenaker Noel, Sita Puluhan Mobil, Uang Tunai, dan Motor Ducati

Bhudi menjelaskan AI meminta ganti celana panjang saat berada di ruang konseling. Namun bukannya kembali, ia malah menghabisi nyawanya sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari pukul 06.30 sampai sekitar pukul 08.00–09.00 pagi, saksi berinisial G melihat dari pintumelalui bilah kacatersangka sudah menggantung diri,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo menegaskan cara bunuh diri AI benar-benar tragis.

Dia gantung diri pakai celana yang tadinya ingin diganti itu,” ujarnya.

Hasil Forensik: Tulang Diduga Milik Alvaro

Dugaan pembunuhan terhadap Alvaro makin kuat setelah tim Forensik RS Polri Kramat Jati menerima dua kantong jenazah berisi pakaian serta potongan tulang.

Baca Juga :  Penggerebekan Apartemen di Tangerang: Pria Simpan Sabu, Ekstasi, Ketamin dan Pistol Rakitan

Dokter Forensik, dr Farah, menjelaskan pihaknya menerima kantong jenazah Senin dini hari. Pemeriksaan dilakukan pukul 08.00 WIB sesuai prosedur.

“Satu kantong berisi kemeja putih dan celana pendek, satu kantong lagi berisi potongan tulang bercampur pasir. Ada beberapa tulang yang bukan tulang manusia,” kata Farah.

Dari analisis awal, tulang manusia tersebut menunjukkan ciri ras mongoloid dan berjenis kelamin laki-laki. Namun usia belum dapat dipastikan karena rahang tidak ditemukan.

Tim dokter juga mengambil sampel DNA dari tulang panjang yang masih utuh. Sampel itu sudah diserahkan kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk pemeriksaan lanjutan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Pati Polri, Ini Daftar Lengkap Jenderal Baru 2026
Mengapa Penurunan Populasi Burung di Amerika Serikat Kian Mempercepat?
Puncak Mudik 2026 Naik 4,26%, Korlantas Tutup Tol MBZ dan Terapkan Contraflow
Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag
Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran
Pertemuan 2 Jam Prabowo–Megawati di Istana, Bahas Politik dan Geopolitik Global
Xi Jinping dan Berdimuhamedov Pererat Kemitraan Strategis China-Turkmenistan
IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Pati Polri, Ini Daftar Lengkap Jenderal Baru 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:10 WIB

Mengapa Penurunan Populasi Burung di Amerika Serikat Kian Mempercepat?

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:55 WIB

Puncak Mudik 2026 Naik 4,26%, Korlantas Tutup Tol MBZ dan Terapkan Contraflow

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:34 WIB

Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:00 WIB

Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran

Berita Terbaru