Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas RDF Rorotan di Jakarta Utara dihentikan sementara akibat keluhan bau sampah, Jumat (30/1/2026). (Posnews/Ist)

Fasilitas RDF Rorotan di Jakarta Utara dihentikan sementara akibat keluhan bau sampah, Jumat (30/1/2026). (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gedung RDF Rorotan kembali menjadi sorotan panas. Setelah protes warga atas bau sampah menyengat yang terus mengganggu kesehatan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung menghentikan sementara operasional fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan pada Jumat (30/1/2026).

Pramono menghentikan sementara operasional RDF setelah warga melaporkan terganggu oleh bau busuk yang memicu mual, batuk, dan infeksi saluran pernapasan akibat pengolahan sampah serta truk pengangkut di fasilitas RDF.

“Untuk sementara ini saya minta operasional RDF dihentikan,” tegas Pramono menanggapi protes warga yang terus menggema di berbagai klaster pemukiman.

Warga Keluarkan Protes Emosional

Warga Klaster Shinano JGC, Metland, Karang Tengah, dan Harapan Indah memblokade truk RDF karena bau busuk yang tercium berulang selama seminggu terakhir.

Baca Juga :  Penipuan Haji Rp 3,6 M di Jakut: 23 Jamaah Gagal Berangkat, Uang Raib

Satu warga bahkan mengaku sakit sampai muntah‑muntah akibat aroma tajam yang menyelimuti lingkungan mereka.

Bau ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menimbulkan dampak kesehatan yang membuat warga meminta fasilitas RDF ditutup sementara.

Respons Tegas Gubernur & Pemprov DKI

Pramono menjelaskan bahwa akar permasalahan bukanlah fasilitas RDF itu sendiri, tetapi aspek transportasi sampah yang menyebabkan air lindi tercecer dan memicu bau busuk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demi itu, Pemprov DKI telah menghentikan operasi armada lama dan mempercepat penggunaan armada baru yang lebih layak.

Baca Juga :  Buruh Desak UMP DKI 2026 Jadi Rp6 Juta, Pramono Anung: Baru Dibahas

Namun, Pramono menegaskan bahwa penutupan permanen fasilitas RDF Rorotan bukan opsi realistis karena kompleksitas teknis dan investasi besar yang terlibat, sekaligus kebutuhan kota dalam mengelola sampah hingga 2.500 ton per hari.

Dampak & Tuntutan Warga

Warga tidak hanya mengeluhkan bau, tetapi juga pengaruhnya terhadap kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan dan gangguan pernapasan lainnya.

Permintaan mereka beragam — dari perbaikan teknis hingga penutupan sementara fasilitas hingga persoalan bau mereda.

Menanggapi aspirasi warga, Pemprov DKI menyatakan siap bertanggung jawab atas biaya kesehatan yang timbul akibat dampak bau tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga
Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:15 WIB

Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:47 WIB

Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WIB

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB