Bawa 40 Kg Ganja ke Jakarta, Pria Asal Sumut Dibekuk Polisi di Tol Bitung

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, paket ganja dibungkus lakban cokelat diamankan polisi. (Posnews/Net)

Ilustrasi, paket ganja dibungkus lakban cokelat diamankan polisi. (Posnews/Net)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Polres Tangerang Selatan membongkar jaringan peredaran ganja lintas provinsi dan menyita barang bukti seberat 40 kilogram.

Petugas langsung menangkap tersangka S (33) saat membawa ganja dari Medan, Sumatera Utara, menuju Jakarta melalui jalur darat.

Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo menegaskan, jajarannya mengungkap kasus ini melalui operasi terpadu bersama Polres Metro Tangerang Kota, Polsek Serpong, dan unit PJR Bitung Korlantas Polri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku mengirim ganja dari Medan ke wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, dan sekitarnya menggunakan kendaraan roda empat melalui jalur darat,” tegas Boy saat memimpin konferensi pers di Mapolres Tangsel, Rabu (18/2/2026).

Ditangkap di Tol Bitung–Serpong

Berdasarkan hasil penyelidikan, S berangkat dari Mandailing Natal, Sumatera Utara, pada Jumat (13/2/2026) menggunakan travel. Aparat kemudian menghentikan dan menangkapnya di KM 25 Tol Bitung–Serpong.

Baca Juga :  BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Apartemen Ancol, Bahan Baku Disuplai dari China

Saat menggeledah kendaraan, polisi menemukan 40 kilogram ganja kering yang dibungkus lakban cokelat.

Petugas juga menyita satu tas merah merek Polo Vienna dan satu unit Suzuki APV warna silver yang digunakan untuk mengangkut narkotika tersebut.

Dua Orang Masuk DPO

Setelah memeriksa tersangka secara intensif, penyidik mengungkap keterlibatan dua orang lainnya berinisial FR dan EH.

Polisi langsung menetapkan keduanya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan memburu keberadaannya.

“Kami menetapkan dua orang sebagai DPO dan terus mengejar mereka,” tegas Kapolres.

Baca Juga :  Hendak Bermain Futsal, 2 Pelajar Tewas saat Hindari Kelompok Bersenjata di Tangsel

Saat ini, penyidik terus menelusuri asal-usul ganja, jalur distribusi, serta kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas di wilayah Jabodetabek.

Terancam Hukuman Mati

Jaksa menjerat tersangka dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana disesuaikan dalam Lampiran II UU RI Nomor 1 Tahun 2026.

Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun.

Polres Tangsel menegaskan akan terus memperketat pengawasan jalur darat untuk menekan peredaran narkoba lintas provinsi, terutama menjelang Ramadan 2026. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos
Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya
Siapa Perekrut Peserta Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda?
Bangunan di Pinggir Rel Kampung Bahari Ditertibkan, Kapolres Turun Memantau
Mengenal Kombes Pol Ardyansyah, Perwira Intelijen Polda Metro Jaya
Sidang Dugaan Penculikan Penjaringan, Korban Mengaku Diseret ke Fortuner Putih
Hujan Petir Mengintai Bogor, Cek Cuaca Jabodetabek Hari Ini
Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:51 WIB

3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Rabu, 4 November 2026 - 16:08 WIB

Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya

Rabu, 4 November 2026 - 15:31 WIB

Siapa Perekrut Peserta Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda?

Rabu, 4 November 2026 - 14:51 WIB

Bangunan di Pinggir Rel Kampung Bahari Ditertibkan, Kapolres Turun Memantau

Rabu, 4 November 2026 - 10:16 WIB

Mengenal Kombes Pol Ardyansyah, Perwira Intelijen Polda Metro Jaya

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:51 WIB