Bentrok Dua Desa di Flores Timur, 12 Rumah Terbakar dan 6 Warga Tertembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konflik Tanah Adat di Flores Timur Memanas, Puluhan Rumah Hangus. (Posnews/Ist)

Konflik Tanah Adat di Flores Timur Memanas, Puluhan Rumah Hangus. (Posnews/Ist)

FLORES, POSNEWS.CO.ID – Bentrok berdarah antara warga Desa Narasaosina, Flores Timur dan Desa Waiburak, Flores Timur kembali pecah pada Sabtu (9/5/2026) malam.

Konflik terbaru ini memicu kebakaran besar yang meluluhlantakkan sedikitnya 12 rumah, sementara enam warga terkena peluru dan dilarikan ke RSUD Larantuka hingga Minggu siang (10/5/2026).

Aparat menyebut bentrokan dipicu sengketa lahan adat yang belum selesai meski Pemerintah Kabupaten Flores Timur sebelumnya sudah memediasi kedua pihak pada 26 Februari 2026 di kantor bupati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perselisihan soal klaim kepemilikan tanah adat sebenarnya sudah memanas sejak awal tahun. Pada bentrokan pertama yang terjadi pada 6 Maret 2026, lima warga mengalami luka tembak serius dan enam rumah rusak hingga terbakar.

Baca Juga :  Laras Faizati Diberhentikan dari AIPA Usai Ditetapkan Tersangka Provokasi Pembakaran Mabes Polri

Namun, mediasi lanjutan yang dilakukan secara terpisah ternyata belum meredam konflik.

Sebulan berselang, ketegangan kembali pecah dan berujung bentrok susulan yang lebih brutal.

Rumah Dibakar, Warga Tertembak

Dalam bentrok terbaru, massa dari dua desa terlibat saling serang menggunakan senjata rakitan, bom molotov, parang, hingga tombak.

Akibatnya, belasan rumah hangus terbakar. Selain itu, enam warga mengalami luka tembak akibat peluru rakitan dan kini masih menjalani perawatan di RSUD Larantuka.

Petugas masih mendata total kerugian akibat bentrokan tersebut.

Polres Flores Timur langsung memperketat pengamanan untuk mencegah bentrok susulan.

Aparat juga melakukan pendekatan persuasif serta berkoordinasi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat agar situasi tidak semakin memburuk.

Baca Juga :  10 WNI Ditangkap di Arab Saudi karena Haji Ilegal, Pemerintah RI Tak Intervensi

Selain personel kepolisian setempat, sebanyak 60 anggota Brimob telah diterjunkan ke lokasi konflik.

Hingga Minggu siang, ratusan aparat gabungan Tentara Nasional Indonesia dan kepolisian masih berjaga di perbatasan dua desa.

Kapolres Minta Warga Tahan Diri

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra meminta warga tetap tenang dan tidak terpancing provokasi, termasuk informasi liar di media sosial.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjaga persaudaraan dan mengedepankan penyelesaian melalui adat, musyawarah, serta hukum yang berlaku,” tegasnya.

Saat ini, aparat masih memantau situasi karena warga dari kedua desa dilaporkan masih berjaga di kampung masing-masing.

Polisi berharap konflik tanah adat tersebut bisa segera diselesaikan agar korban tidak terus bertambah. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mayat Pria Terkubur di Tanah Lapang Batanghari, Kaki Terikat
Putar Balik Berujung Tabrakan di Plasa Senayan, 3 Orang Terluka
Sebulan Diburu, Pria yang Diduga Siram Istri Siri dengan Air Keras di Jambi Ditangkap
Bupati Gowa Sitti Husniah Jadi Tersangka, Polisi Bongkar 4 Dugaan Pemerasan
Kasus Investasi Emas Rp58,5 Miliar, Kombes Fahrurozi Ditempatkan di Tempat Khusus
Baku Tembak Pecah di Papua Tengah, 4 Anggota OPM Dilaporkan Tewas
Kapolda Bengkulu Turun ke Lahan, Tanam Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Misteri Kematian Istri Dokter di Cirebon, Ditemukan Bersimbah Darah di Kamar

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 06:19 WIB

Mayat Pria Terkubur di Tanah Lapang Batanghari, Kaki Terikat

Sabtu, 26 September 2026 - 21:17 WIB

Putar Balik Berujung Tabrakan di Plasa Senayan, 3 Orang Terluka

Sabtu, 26 September 2026 - 06:08 WIB

Sebulan Diburu, Pria yang Diduga Siram Istri Siri dengan Air Keras di Jambi Ditangkap

Jumat, 25 September 2026 - 22:18 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Jadi Tersangka, Polisi Bongkar 4 Dugaan Pemerasan

Jumat, 25 September 2026 - 17:11 WIB

Kasus Investasi Emas Rp58,5 Miliar, Kombes Fahrurozi Ditempatkan di Tempat Khusus

Berita Terbaru

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

DAERAH

Mayat Pria Terkubur di Tanah Lapang Batanghari, Kaki Terikat

Minggu, 27 Sep 2026 - 06:19 WIB

Ilustrasi, warga Jabodetabek diminta mewaspadai perubahan cuaca dan potensi hujan dengan intensitas tinggi.(Posnews/Net)

JABODETABEK

Cuaca Hari Ini 27 September, Jabodetabek Berpotensi Hujan Deras

Minggu, 27 Sep 2026 - 06:11 WIB