Ekshumasi Jasad Sutrimo, Tim Forensik Ambil Sampel DNA dan Toksikologi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim forensik melakukan ekshumasi jasad Sutrimo di Desa Wlahar Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. (Posnews/Humas PMJ)

Tim forensik melakukan ekshumasi jasad Sutrimo di Desa Wlahar Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. (Posnews/Humas PMJ)

BANYUMAS, POSNEWS.CO.ID – Tim forensik melakukan ekshumasi jasad Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8/2026).

Dalam proses tersebut, dokter forensik mengambil sejumlah sampel biologis untuk dianalisis di laboratorium guna mengungkap penyebab kematian yang kini menjadi bagian dari penyidikan Polda Metro Jaya.

Sutrimo disebut sebagai Karumga eks Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyidik menggelar ekshumasi sebagai bagian dari pendalaman kasus kematian yang dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut.

Baca Juga :  Sabu Diselipkan di Lauk, Pembesuk Wanita Diciduk Petugas Rutan Surabaya

Ketua Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI), Brigjen Sumy Hastry Purwanti, mengatakan pemeriksaan melibatkan tim multidisiplin agar hasil investigasi lebih komprehensif.

“Selain dokter spesialis forensik dan medikolegal, kami melibatkan ahli laboratorium forensik, toksikologi, DNA, serta histopatologi anatomi. Kami bekerja secara menyeluruh dan komprehensif berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan laboratorium,” ujar Sumy.

Tim Forensik Analisis Sampel di Laboratorium

Menurut Sumy, jasad Sutrimo telah mengalami proses pembusukan karena dimakamkan sejak 23 Juli 2026. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi proses pemeriksaan.

“Proses pembusukan memang sudah terjadi karena sudah lebih dari 10 hari sejak dimakamkan,” katanya.

Tim forensik tetap mengambil berbagai sampel untuk dianalisis lebih lanjut di laboratorium, termasuk pemeriksaan toksikologi, DNA, dan jaringan tubuh yang masih dapat memberikan informasi penting bagi penyidik.

Baca Juga :  Delapan Pelaku Curanmor Dibekuk di Depok, Polisi Temukan Tali Pocong

Hasil Ekshumasi Belum Dapat Disimpulkan

Sumy menegaskan bahwa tim forensik belum dapat menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kematian Sutrimo karena seluruh sampel masih menjalani proses analisis laboratorium.

“Kami belum dapat langsung menyimpulkan hasil pemeriksaan karena sampel yang diambil masih harus dianalisis di laboratorium. Pemeriksaan ini diharapkan dapat membantu menjelaskan apakah kematian tersebut bersifat alamiah atau tidak alamiah,” ujarnya.

Penyidik berharap hasil forensik dapat mengungkap penyebab kematian Sutrimo. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya
12,83 Gram Sabu Gagal Masuk Lapas Sukabumi, Disembunyikan di Label Celana dan Jaket
18 WNA Dideportasi dari Bali, 10 Terseret Dugaan Prostitusi dan 6 Overstay
Jejak CCTV Bawa Polisi ke Pelaku, 2 Terduga Pembunuh Wakil Rektor IT&B Ditangkap
ASDP Kerahkan 27 Kapal, Antrean Ketapang-Gilimanuk Mulai Terurai
Cekcok Tetangga di OKU Selatan Berujung Pria 65 Tahun Tewas Ditusuk Garpu
Demerina Pulang Setelah Disandera KKB, Nasib 7 Korban Lain Masih Misterius
Anak Tiri di Bandung Setrum Ibu Sambung hingga Tewas, Motifnya Bikin Geger

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 06:16 WIB

Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya

Rabu, 30 September 2026 - 06:07 WIB

12,83 Gram Sabu Gagal Masuk Lapas Sukabumi, Disembunyikan di Label Celana dan Jaket

Rabu, 30 September 2026 - 05:52 WIB

18 WNA Dideportasi dari Bali, 10 Terseret Dugaan Prostitusi dan 6 Overstay

Selasa, 29 September 2026 - 14:24 WIB

Jejak CCTV Bawa Polisi ke Pelaku, 2 Terduga Pembunuh Wakil Rektor IT&B Ditangkap

Selasa, 29 September 2026 - 11:28 WIB

ASDP Kerahkan 27 Kapal, Antrean Ketapang-Gilimanuk Mulai Terurai

Berita Terbaru