BNN Bongkar Ladang Ganja 6,5 Hektare di Aceh Utara, 69 Ton Dimusnahkan di Tempat

Kamis, 6 November 2025 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNN musnahkan 69 ton ganja hasil penggerebekan di Aceh Utara. (BNN)

BNN musnahkan 69 ton ganja hasil penggerebekan di Aceh Utara. (BNN)

ACEH, POSNEWS.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) tanpa henti terus menggempur narkoba di tanah air. Kali ini BNN membongkar ladang ganja di Desa Teupin Rusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Dari hasil operasi itu, petugas menemukan enam titik ladang seluas 6,5 hektare berisi 97 ribu batang ganja seberat 69 ton.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menegaskan, operasi besar ini membuktikan komitmen nyata BNN dalam mendukung program Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Tim berhasil mengungkap enam titik ladang ganja hasil pemetaan wilayah rawan narkotika di Aceh,” ujar Komjen Suyudi, Kamis (6/11/2025).

Baca Juga :  BNN Desak Regulasi Ketat Vape dan Gas N2O, 100 Persen Sampel Positif Narkoba

Enam Titik Ladang Ganja Terbongkar

Hasil penyisiran tim gabungan menunjukkan, ladang ganja tersebar di area ketinggian 194–301 MDPL. Setiap titik berisi ribuan batang ganja dengan berat total mencapai puluhan ton.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, BNN memusnahkan seluruh tanaman ganja di lokasi. Sebanyak 151 personel gabungan dari BNN, TNI-Polri, Satpol PP, Kejaksaan, Bea Cukai, dan Dinas Kehutanan ikut turun tangan.

Pemusnahan berlangsung di tengah penjagaan ketat dan disaksikan langsung warga sekitar.

Komjen Suyudi menegaskan, langkah tegas itu mengacu pada Pasal 92 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mewajibkan pemusnahan setiap tanaman narkotika yang ditemukan.

Baca Juga :  Indra Sjafri Pimpin Garuda Muda U-23, 32 Pemain Dipanggil TC SEA Games 2025

Sebagai langkah lanjutan, Suyudi mengajak masyarakat aktif melaporkan dugaan peredaran narkoba. “Satu laporan bisa menyelamatkan banyak nyawa dan masa depan bangsa,” tegasnya.

Selain itu, BNN akan memperkuat Program Alternative Development (GDAD) di Aceh Utara, Aceh Besar, Bireuen, dan Gayo Lues.

Warga akan mendapat pelatihan agar beralih dari menanam ganja ke tanaman legal dan bernilai ekonomi tinggi.

Dengan semangat War on Drugs for Humanity, BNN memastikan tak ada ruang bagi sindikat narkoba di bumi Aceh. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP
Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal
Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran
Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari
Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran
Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah
Diskotek di Denpasar Jadi Sarang Ekstasi, Bareskrim Polri Amankan Ratusan Pil XTC
Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:30 WIB

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:13 WIB

Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:57 WIB

Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:59 WIB

Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari

Senin, 16 Maret 2026 - 22:02 WIB

Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran

Berita Terbaru