Bocah 12 Tahun Meninggal di Rumah, Polisi Dalami Dugaan Pemicu Peristiwa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, gantung diri. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, gantung diri. (Posnews/Ist)

CIBINONG, POSNEWS.CO.ID – Duka menyelimuti keluarga seorang siswi berusia 12 tahun di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Selasa (18/8/2026).

Kapolsek Cibinong Kompol Jony Handoko membenarkan penemuan tersebut. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œPerihal penemuan orang meninggal diduga akibat gantung diri, korban berjenis kelamin perempuan,” kata Jony dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

Ditemukan Kakek Saat Orang Tua Bekerja

Korban ditemukan sang kakek sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, kakek korban datang ke rumah dan mendapati cucunya sudah tidak bernyawa.

Di dalam rumah hanya terdapat korban dan adiknya yang berusia 4 tahun. Sementara itu, kedua orang tua korban sedang bekerja.

Baca Juga :  Kecelakaan Truk dan Dua Angkot di Cileungsi Bogor, 3 Luka-Luka

Kakek korban kemudian berupaya memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga serta lingkungan setempat.

Polisi selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi Dalami Persoalan Ekonomi Keluarga

Dari keterangan sejumlah saksi, polisi memperoleh informasi mengenai kondisi ekonomi keluarga korban.

Ponsel milik korban disebut telah digadaikan oleh ibunya untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Korban beberapa kali meminta agar ponsel tersebut ditebus.

Namun, kondisi keuangan keluarga membuat ponsel itu belum dapat diambil kembali.

β€œHP milik korban sedang digadaikan oleh ibunya untuk menyambung hidup atau makan sehari-hari,” ujar Jony.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan persoalan ponsel sebagai penyebab kematian. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan.

Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh korban.

Baca Juga :  Ngeri! Anak di Lahat Mutilasi Ibu Kandung, Jasad Dikubur dalam 3 Karung

Keluarga kemudian menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka juga menolak autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi.

Polisi tetap mendalami informasi yang diperoleh dari keluarga dan saksi untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh.

Anak Butuh Ruang Aman untuk Bercerita

Kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan ekonomi keluarga dapat memberi tekanan besar, termasuk bagi anak.

Karena itu, orang tua perlu menciptakan ruang komunikasi yang aman agar anak berani menyampaikan masalah yang dihadapinya.

Perhatian sederhana seperti mendengarkan keluhan, memahami perubahan perilaku, dan mendampingi anak ketika menghadapi tekanan dapat menjadi langkah penting.

Di balik sebuah masalah keluarga, seorang anak bisa saja menyimpan beban yang tidak terlihat.

Karena itu, mendengar dan menemani anak bukan sekadar bentuk kasih sayang, tetapi juga bagian dari perlindungan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hitadipa Jadi Kampung Papua Damai, TNI Dorong Warga Bangkit dan Sejahtera
Gempa M7,7 NTT Tewaskan 70 Orang, 132 Luka dan SAR Fokus Penyisiran
Diskon Pajak Kendaraan Banten hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus 2026
Konflik Warisan, Paman dan Keponakan Duel di Rembang Berujung Maut
Warga Halmahera Utara Serahkan 16 Senpi Ilegal dan 138 Amunisi ke Polisi
Gempa NTT Terkini: 68 Warga Meninggal, 213 Orang Luka
Dari Papua Tengah, Pigai Nyalakan Semangat Kemerdekaan dan Persatuan
Gempa NTT Tewaskan 54 Orang, BNPB Percepat Penanganan dan Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Bocah 12 Tahun Meninggal di Rumah, Polisi Dalami Dugaan Pemicu Peristiwa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Hitadipa Jadi Kampung Papua Damai, TNI Dorong Warga Bangkit dan Sejahtera

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 70 Orang, 132 Luka dan SAR Fokus Penyisiran

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Diskon Pajak Kendaraan Banten hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Konflik Warisan, Paman dan Keponakan Duel di Rembang Berujung Maut

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Awan Tak Muncul, Pemprov DKI Tunda Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:25 WIB

epang akan menguji coba rudal hipersonik dan proyektil lain di wilayah Australia, seiring kedua negara memperdalam kerja sama militer. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Bakal Uji Coba Rudal Hipersonik di Wilayah Australia

Rabu, 19 Agu 2026 - 14:27 WIB