CILEGON, POSNEWS.CO.ID – Puluhan warga terguncang setelah kebocoran bahan kimia di pabrik Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, Minggu (1/2/2026).
Akibat kejadian itu, 46 orang mengalami sesak napas, mual, muntah, dan pusing hingga petugas melarikan mereka ke puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Ratih Purnamasari menyatakan petugas puskesmas telah memeriksa seluruh korban secara medis.
“Semua korban sudah diperiksa. Kita juga buka pelayanan 24 jam bagi warga terdampak. Kalau berat, kami akan datang ke rumah,” kata Ratih.
Menurut penelusuran sementara, kebocoran itu terjadi saat pabrik melakukan pembersihan pipa menuju kotak E-B-C (KEMPU) dekat tangki duduk nomor TK 0638.
Sisa oli di dalam pipa diduga bereaksi dengan bahan kimia yang tertinggal di KEMPU, sehingga menghasilkan kepulan asap kuning berbau menyengat.
Warga sekitar langsung panik setelah mencium bau aneh. “Bau asapnya sangat menyengat, kami langsung batuk-batuk,” ujar salah seorang saksi kepada wartawan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat kejadian ini, warga yang terdampak langsung diantar ke puskesmas menggunakan ambulans puskesmas dan ambulans Polres Cilegon.
Selain itu, tim keselamatan (safety) pabrik kini masih melakukan pembersihan dan sterilisasi lokasi kejadian. Mereka juga memperbaiki sistem pipa yang diduga menjadi sumber kebocoran.
Pihak pabrik dan pemerintah setempat masih memantau kualitas udara dan kesehatan warga untuk mencegah dampak lanjutan. (red)
Editor : Hadwan





















